Selasa, 22 Juni 2021 |
News Room - Peristiwa

Hendak Rampas Mobil, Duet Rampok Jerat Leher Korban Dengan Kawat

Rabu, 02 Agt 2017 | 16:48 WIB Dibaca: 813 Pengunjung

ilustrasi.*

SERANG, [NEWSmedia] - Seorang sopir mobil rental lolos dari percobaan perampasan dengan kekerasan di Serang, Banten. Kawanan Perampok sempat menjerat leher korban dengan seutas kawat, namun digagalkan korban yang berteriak minta tolong.

Peristiwa percobaan perampasan mobil ini terjadi di Tol Tangerang – Merak KM 68, tak jauh dari akses masuk rest area Bogeg, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Selasa (1/8/2017) sekitar pukul 21.00 WIB.

Awalnya kedua tersangka yang bernama Junaedi (35) dan Wandi (37) warga Tangerang, mengaku sebagai pedagang pakaian dan meminta korban Rohmat Eko (42) yang juga warga Tangerang untuk mencarikan kendaraan yang bisa disewa ke Pandeglang. Tidak merasa curiga, Rohmat membantu mencarikan kendaraan yang diinginkan. Setelah mendapatkan kendaraan, korban kemudian mengantarkan ke lokasi yang dituju.

Di lokasi kejadian, salah satu pelaku yang duduk di samping korban meminta untuk berhenti sejenak karena ingin buang air. Ketika korban menunggu, Wandi yang duduk di belakang korban tiba-tiba menjeratkan kabel kawat ke leher korban. Beruntung pada saat itu tangan korban berhasil menahan sehingga tidak sampai mencekik leher.

Saat terjadi perlawanan, korban berteriak minta tolong. Beruntung teriakan sopir mobil rentalan ini terdengar petugas sekuriti dan aparat kepolisian yang tengah berada di rest area. Mendengar teriakan minta tolong petugas pun langsung berhamburan ke lokasi. Mengetahui aksinya diketahui, kedua tersangka berusaha kabur namun berhasil diringkus.

“Dari hasil pemeriksaan, modus operandi tersangka yaitu berpura-pura merental kendaraan korban,” ujar  Kasubdit II, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten, AKBP Yoga Priyahutama, Rabu (2/8/2017).

Dalam penggeledahan dari dalam kendaraan minibus ini, petugas juga menemukan satu paket sabu beserta alat hisapnya yang diduga milik kedua tersangka.

“Ketika digeledah, kami juga mendapatkan narkoba yang diduga jenis sabu lengkap dengan alat hisapnya,” ungkap Yoga sambil mengatakan bahwa keduanya dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Yoga mengingatkan kepada pengemudi, khususnya kendaraan yang dicarter,  jangan mudah percaya dengan permintaan penumpangnya jika diminta berhenti ditempat sepi dengan alasan apapun. Upayakan berhenti di dalam rest area. Kalaupun dipaksa berhenti, upayakan ikut keluar dari kendaraan.

“Juga jangan mengkonsumsi makanan atau minuman pemberian penumpang karena dikhawatirkan beracun,” imbaunya.

Kedua tersangka saat ini ditahan di Mapolda Banten, berikut barang bukti yang diamankan berupa kabel kawat, mobil Toyota Calya B 1063 CG. dan juga satu paket sabu beserta alat hisapnya yang diduga milik kedua tersangka. [idr]

Penulis: Idr
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Hendak Rampas Mobil, Duet Rampok Jerat Leher Korban Dengan Kawat
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top