Minggu, 29 Maret 2020 |
News Room - Pemerintahan

Hasil Survei: Target RPJMD Pemkab Serang Mayoritas Tidak Tercapai

Senin, 30 Des 2019 | 15:45 WIB Dibaca: 547 Pengunjung

Gedung Pemkab Serang. [net]*

SERANG, [NEWSmedia] - Direktur Paradigma Indonesia, Zulfian Hanief menyebutkan, sebagian besar target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kabupaten Serang tahun 2016-2021 tidak tercapai.

Menurutnya, dari sekian banyak RPJMD Pemkab Serang, hanya satu yang tercapai, yaitu penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka yang telah melebihi target dengan rata-rata capaian sebesar 109,30 persen.

"Ada indikasi penetapan indikator keberhasilan tidak tepat, bisa terlalu besar dan juga terlalu kecil, sehingga tidak dapat terealisasikan. Hal ini terlihat dari jauhnya perbedaan antara realisasi dengan target," kata Zulfian melalui keterangan tertulisnya, Senin (30/12/2019).

Ia juga menjelaskan, ada indikasi kerja-kerja OPD yang tidak mengacu kepada target yang ditetapkan dalam RPJMD. Hal tersebut terlihat dari hampir seluruh target selalu mengalami minus capaian pada target yang ditetapkan, sehingga menyebabkan jarak antara realisasi dengan target setiap tahun semakin jauh.

"Tren realisasi juga mengalami penurunan, sehingga tidak terlihat kinerja Pemkab Serang di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Chasanah dan Panji Tirtayasa," jelasnya.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
Performa Pemerintah Kabupaten Serang dalam meningkatkan IPM hanya sebesar 0,36 point. Dan terjadi tren penurunan performa. Target Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Serang tidak mencapai target yang telah ditetapkan dalam RPJMD. 

Setiap tahunnya, capaian kinerja semakin menjauh dari target yang ditetapkan. Prosentase capaian terus mengalami penurunan dengan rata-rata minus 0,49 persen.

Untuk rata-rata lama sekolah, Kabupaten Serang menetapkan secara rata performa peningkatan sebesar 0,24. Namun realisasinya, ternyata baru mencapai 0,1 dan terus mengalami penurunan.

Kabupaten Serang masih jauh dari target wajib belajar 12 tahun. Hal ini terlihat dari rata-rata lama sekolah yang hanya mencapai 7,18 tahun, atau tingkat SMP. Selain itu, realisasi rata-rata lama sekolah juga tidak mencapai target yang telah ditetapkan dan semakin menjauh di setiap tahunnya. Presentase capaian kinerja dalam hal rata-rata lama sekolah mengalami penurunan setiap tahunnya dengan rata-rata minus 1,78%

Harapan Lama Sekolah digunakan untuk mengetahui kondisi pembangunan sistem pendidikan di berbagai jenjang yang ditunjukkan dalam bentuk lamanya pendidikan (dalam tahun) yang diharapkan dapat dicapai oleh setiap anak.

Target HLS dalam RPJMD Kabupaten Serang tidak tercapai sejak tahun 2016 hingga 2018 dan terlihat stagnan.

Untuk HLS, dalam RPJMD, Kabupaten Serang menetapkan secara rata-rata performa peningkatan sebesar 0,22. Namun realisasinya, ternyata baru mencapai 0,1 dan terus mengalami penurunan. Prosentase capaian kinerja dalam hal rata-rata lama sekolah mengalami penurunan  performa setiap tahunnya dengan rata-rata minus 1,62%.

Kesehatan
Terkait masalah kesehatan, dua indikator kinerja Pemkab Serang tidak mencapai target pada tahun 2018.

Indikator keberhasilan untuk persentase pasien yang terlayani sesuai standar jauh tidak tercapai. Dalam RPJMD ditargetkan sebanyak 80% pasien sudah terlayani sesuai standar yang berlaku, namun dalam realisasinya baru mencapai 67%.

Hal ini jelas berdampak terhadap kepuasan masyarakat terhadap pelayanan, khususnya Rumah Sakit. Dimana indikator keberhasilan dalam kepuasan masyarakat ditargetkan sebesar 90 poin, ternyata hanya tercapai 79,84 poin pada tahun 2018.

Capaian kinerja target makro pembangunan Angka Harapan Hidup tidak mencapai target. Akan tetapi berbeda dengan target yang lain, untuk angka harapan hidup, ada sedikit target yang diturunkan, sehingga menyebabkan tidak terlalu jauh untuk tertinggal.

Untuk Angka Harapan Hidup, dalam RPJMD, Kabupaten Serang menetapkan secara rata-rata performa peningkatan sebesar 0,32. Namun realisasinya, ternyata baru mencapai 0,2 dan terus mengalami penurunan. Prosentase capaian kinerja dalam hal Angka Harapan Hidup mengalami penurunan performa setiap tahunnya dengan rata-rata minus 0,15% setiap tahunnya.

Ekonomi
Capaian Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Serang belum mencapai target. Akan tetapi terlihat dalam setiap tahunnya mulai mengecil jarak perbedaan dengan target yang ditetapkan.

Berbeda dengan indikator lain, capaian Laju pertumbuhan ekonomi mengalami tren positif.

Secara performa di atas target kinerja yang ditetapkan. RPJMD menetapkan rata-rata pertumbuhan sebesar  0,085, sedangkan realisasinya mencapai 0,24

Presentase capaian kinerja dalam hal Laju Pertumbuhan Ekonomi mengalami kenaikan performa setiap tahunnya dengan rata-rata 2,59% setiap tahunnya.

Capaian untuk Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten Serang telah melebihi target.

Untuk angka TPT, semakin kecil, maka dinilai semakin bagus. Performa penurunan TPT cukup baik, dengan rata-rata penurunan 0,11%. Namun masih di bawah target penurunan RPJMD sebesar 0,34%. Rata-rata presentase capaian kinerja dalam hal penurunan TPT sebesar  1,70%. Namun terjadi penurunan kinerja pada tahun 2018.

Temuan Dokumen
Dalam dokumen LKPJ tahun 2018 yang didapatkan. Tercatat ada beberapa data yang tidak valid dan berbeda dengan sumber yang sama (BPS), sehingga menyebabkan kekacauan penilaian kinerja.

Salah satu data yang berbeda dan cukup jauh adalah indikator LPE yang berbeda antara LKPJ 2018 dengan RPJMD 2016-2021.

Dokumen LKPJ diduga tidak menyajikan data keseluruhan capaian indikator keberhasilan yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Serang. Sehingga beberapa indikator tidak terlihat.

Data BPS di dokumen Kabupaten Serang dalam Angka cenderung tidak merujuk kepada kebutuhan masyarakat dalam menilai capaian kinerja yang ada dalam RPJMD, sehingga beberapa data tidak tersaji dengan baik. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Hasil Survei: Target RPJMD Pemkab Serang Mayoritas Tidak Tercapai
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top