Minggu, 13 Juni 2021 |
News Room - Ekonomi

Harga Telur Melonjak, Pedagang Palmerah Minta Operasi Pasar

Minggu, 04 Feb 2018 | 07:02 WIB Dibaca: 907 Pengunjung

Pedagang di pasar tradisional.*

JAKARTA, [NEWSmedia] - Harga telur di Jakarta mengalami lonjakan yang cukup tinggi pada awal Februari ini. Tak berbeda, harga beras juga terus merangkak naik. Sedangkan untuk harga sayuran cenderung stabil.

Sriah (52), salah satu pedagang sayur di Pasar Palmerah, Jakarta Selatan, menyatakan bahwa harga sayur mayur cenderung stabil di akhir pekan ini. Harga cabai, kentang, bawang merah dan bawang putih tak mengalami lonjakan.

Berbeda, harga telur mengalami lonjakan yang cukup tinggi. Sriah bercerita, di pekan lalu harga telur masih berada di kisaran Rp 18 ribu per kilogram (kg). Namun pada akhir pekan ini harga telur naik Rp 8.000 per kg menjadi Rp 26 ribu per kg.

Senada, Tumiyem (56), pedagang sayur di Pasar Palmerah, juga mengatakan hal yang sama. Harga telur terus mengalami lonjakan dari semula di antara RP 18 ribu per kg hingga Rp 20 ribu per kg menjadi Rp 26 ribu per kg.

Selain telur, harga beras juga naik. Namun kenaikan harga beras tidak setinggi telur. Harga beras untuk jenis medium di kisaran Rp 14 ribu per kg. "Kenaikan harga beras hanya sekitar Rp 1.000-Rp 2.000 saja," kata dia di Pasar Palmerah, Sabtu (3/2/2018).

Tumiyem mengeluhkan omzet jualannya terus mengalami penurunan karena jumlah pengunjung di pasar Palmerah terus mengalami penurunan terhitung sejak Lebaran tahun lalu.

Ia menduga kemungkinan besar penurunan jumlah pengunjung tersebut karena harga-harga pangan cenderung tinggi dan sulit untuk turun.

"Mungkin ekonominya lagi turun," Tumiyem menduga.

Tumiyem pun meminta kepada pemerintah terutama Bulog agar aktif melakukan operasi pasar. Adanya operasi pasar bisa menekan kenaikan harga pangan terutama beras dan telur.

Ditanya mengenai harapan mengenai harga pangan ke depan, Tumiyem menutupnya dengan jelas.

"Yah sedang-sedang sajalah, biar bisa menjangkau semua kalangan. Kalau terlalu murah kasihan petani, begitu pun dengan konsumen kalau terlalu mahal bikin susah," kata dia. [lpt]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Harga Telur Melonjak, Pedagang Palmerah Minta Operasi Pasar
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top