Jumat, 30 Oktober 2020 |
News Room - Ekonomi

Harga Jagung Pakan Naik Saat Panen, Kementan: Masalah Distribusi

Sabtu, 25 Mar 2017 | 07:01 WIB Dibaca: 941 Pengunjung

Kenaikan harga jagung.*

[NEWSmedia] - Saat ini sejumlah komoditas sedang mengalami panen raya seperti cabai dan jagung. Namun, menurut pelaku industri harga jagung justru naik sehingga menyebabkan harga pakan jagung turut mengalami kenaikan.

Berdasarkan data Wakil Ketua Komite Tetap Industri Pakan dan Veteriner Kamar Dagang Industri, Sudirman harga jagung pada saat panen raya di Maret 2017 mencapai Rp 4.500/kg naik dari sebelumnya bulan Februari Rp 4.000/kg.

Akan tetapi, jika dibandingkan tahun lalu mengalami penurunan, pada Maret 2016 harga jagung mencapai Rp 4.900/kg dan pada Februari Rp 5.600/kg.

Menurut Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Gatot Sumardjo Irianto, kenaikan harga ini dipicu oleh distribusi jagung. Hal itu karena penanaman jagung tersebar di daerah-daerah di Indonesia yang menyebabkan distribusinya tidak merata.

"Masalah distribusi," ujar Gatot, ketika dihubungi detikfinance, Jumat (24/3/2017).

Menurutnya, seharusnya harga jagung bisa di bawah Rp 4.000/kg. Saat ini ia telah menugaskan Bulog untuk berperan menyerap jagung langsung ke petani sehingga tidak terkena mata rantai yang panjang.

"Kan Bulog yang memainkan peran, kantornya di mana-mana. Bulog beli langsung ke petani sehingga tidak kena harga tengkulak dan pengepul," ujar Gatot. [dtf]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Harga Jagung Pakan Naik Saat Panen, Kementan: Masalah Distribusi
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top