Selasa, 17 Juli 2018 |
News Room - Ekonomi

Harga Cabai Rawit Melonjak, Mentan: Dampaknya Kecil

Kamis, 02 Feb 2017 | 07:00 WIB Dibaca: 556 Pengunjung

Pedagang cabai rawit di pasar tradisional.*

[NEWSmedia] - Inflasi Januari 2017 tercatat mencapai 0,97%, faktor penyumbang inflasi salah satunya adalah bahan makanan sebesar 0,66%. Inflasi ini disumbang dari beberapa harga komoditas yang naik seperti cabai rawit sebesar 0,10%.

Untuk diketahui, harga cabai rawit merah di Pasar Kalibaru berdasarkan laman resmi Info Pangan Jakarta mencapai Rp 140.000/kg. Sedangkan harga rata-rata cabai rawit merah di pasar Jakarta Rp 113.535/kg.

Meskipun harga cabai rawit merah tinggi mencapai Rp 140.000/kg, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan cabai rawit merah memiliki kontribusi yang kecil di dalam inflasi. Sedangkan bahan pangan yang menjadi penyumbang terbesar dalam inflasi menurutnya adalah beras, tetapi kini harga beras cenderung stabil.

"Itu (cabai) penyumbang kecil pada inflasi. Makanan pokok apa sih? Penyumbang besar inflasi itu beras. Lalu bawang lebih besar kan kontribusinya sekarang harganya Rp 10.000 (di Solok)," ujar Amran di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (1/2/2017).

Menurutnya, secara porsi kontribusi terhadap inflasi, cabai keriting dan cabai besar yang harusnya berdampak pada inflasi. Akan tetapi, harga kedua komoditas tersebut saat ini sedang turun.

"Yang besar itu cabai keriting dan besar. Cabai rawit sangat kecil (penyumbang inflasi) dan cabai besar dan keriting harganya di bawah standar harganya Rp 8.000 itu sangat rendah," tutupnya. [dtf]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Harga Cabai Rawit Melonjak, Mentan: Dampaknya Kecil

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top