Selasa, 04 Agustus 2020 |
News Room - Politik

Hanya Tangani Pelanggaran Etik Pemilu, DKPP Ingin Kewenangan Lebih

Kamis, 18 Mei 2017 | 15:23 WIB Dibaca: 801 Pengunjung

Tenaga Ahli DKPP, Feri Faturohman di Hotel Ratu, Kota Serang, Kamis (18/5/2017).

SERANG, [NEWSmedia] - Akademisi dan praktisi partai politik diharapkan mampu untuk melakukan kajian, guna meningkatkan kompetensi Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang selama ini hanya mampu menangani pelanggaran etik yang dilakukan oleh penyelenggara Pemilu.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Tenaga Ahli DKPP, Feri Faturohman usai menghadiri acara Fokus Grup Diskusi (FGD) di Hotel Ratu, Kota Serang, Kamis (18/5/2017).

"DKPP ingin mengetahui apakah dimungkinkan kompetensi DKPP yang selama ini hanya menangani etik penyelenggara Pemilu, bisa diperluas menjadi penyelenggaraan pemilu, bukan hanya penyelenggara pemilu," kata Feri kepada awak media.

Berbicara tentang penyelenggara Pemilu, lanjut Feri, maka termasuk didalamnya peserta pemilu, namun hingga saat ini pihaknya hanya berwenang untuk memeriksa, memutus dan memberikan sanksi hanya kepada penyelenggara Pemilu.

"Karena persoalan etik bisa juga terjadi di peserta pemilu, misal penyelenggara dilaporkan tapi peserta juga tidak beretika, menuntut orang beretika kita juga harus beretika, ini kan tidak fair," terangnya.

Selain itu, ia juga menegaskan untuk Pilkada serentak 2018, pihak DKPP mempunyai rekam jejak dalam persidangan-persidangan di Pilkada 2017.

"Kita punya pola dan gambaran, kalau ada peserta atau penyelenggara Pemilu yang merasa dicurangi, maka diberikan kanal untuk menyalurkan ketidakadilan yang terjadi, kalau ada yang berkaitan dengan etik bisa dilakukan pelaporan," pungkasnya. [Ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Hanya Tangani Pelanggaran Etik Pemilu, DKPP Ingin Kewenangan Lebih
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top