Senin, 16 Desember 2019 |
News Room - Pemerintahan - News Adv

Gubernur WH Tegaskan Jalan Provinsi Banten Mantap di Tahun 2020

Rabu, 18 Sept 2019 | 07:30 WIB Dibaca: 387 Pengunjung

Pembangunan jalan kewenangan Pemprov Banten. [ist]*

SERANG, [NEWSmedia] - Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengatakan, progres pembangunan jalan yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Banten tersisa 14 km. 

Mantan Wali Kota Tangerang itu menambahkan, selain Kawasan Kesultanan Banten, pihaknya akan meneruskan pembangunan akses jalan menuju destinasi wisata religi Syech Mansyur di Cikaduen, Syech Asnawi di Caringin dan termasuk tempat kelahiran Syech Nawawi Al-Bantani di Tanara. 

"Kita akan bangun infrastruktur menuju tempat-tempat tersebut," kata Wahidin saat mendampingi Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhiri dalam Peresmian Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Pesantren di Pondok Pesantren Al Badar, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu.

Dalam beberapa kesempatan, Gubernur WH juga menegaskan, dirinya menaargetkan tahun 2020 Jalan Provinsi Banten dalam keadaan mantap. Untuk mewujudkannya, selain melanjutkan pembangunan jalan kewenangan provinsi yang rusak, Pemprov Banten juga melalukan pelebaran jalan yang belum sesuai standar jalan provinsi. 

"Perlu dilakukan peningkatan agar sesuai dengan standar jalan provinsi yang telah ditentukan dalam peraturan dan undang-undang," terangnya.

WH menjelaskan, selain melanjutkan pembangunan, pihaknya juga akan melakukan pelenaran jalan yang kabupaten/ kota atau desa yang dilimpahkan kewenangannya kepada provinsi.
 
Salah satu jalan yang mengalami pelebaran di Kota Serang adalah Jalan Syeh Nawawi Al Bantani. Ruas Palima - Pakupatan ini menghubungan Jalan Raya Pandeglang - Jalan Raya Jakarta tanpa harus masuk jalur padat di Kota Serang. Bahkan untuk ruas Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) - Boru, telah memiliki 8 lajur. Masing-masing arah memiliki 2 lajur cepat dan 2 lajur lambat.

Di Kota Serang, Pemprov Banten saat ini sedang melakukan penataan dan pembenahan pedestrian dan drainase di Jalan Sudirman ruas Taman Patung Debus (patung) hingga perlintasan rel kereta api kawasan Kemang Kota Serang. Salah satu jalur padat di Kota Serang.

Di jalur yang menjadi akses keluar masuk ke Pintu Tol Serang Timuri ini terdapat pusat perbelanjaan dan rumah sakit. Ruas ini juga menjadi pilihan para calon penumpang angkutan umum bus antar kota yang tidak mau naik bus dari Terminal Pakupatan Kota Serang.

Gubernur WH menyorot drainase yang pada ruas jalan ini. Saat hujan deras, dari putaran balik  Taman Patung Debus  hingga Gerbang Perumahan Highland Park (KSB) serta di tikungan menuju akses Pintu Tol Serang Timur seringkali terjadi genangan air. 

Pembenahan trotoar, drainase, pembangunan taman, serta jalan protokol di Kota Serang yang menjadi kewenangan Pemprov Banten menjadi perhatian Gubernur WH. Menjadikan Kota Serang layak huni dan sekaligus kelayakan Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten.

Di wilayah selatan, Pemprov Banten sedang membangun jalan ruas Tanjung Lesung - Sumur, ruas Picung - Munjul, ruas Cipanas - Warung Banten, ruas Munjul - Cikaludan - Cikeusik, ruas Ciseuket - Sobang - Tela, serta Bayah - Cikotok. Dua ruas jalan lainnya masih dalam proses lelang.

Di wilayah utara, Pemprov Banten sedang membangun jalan ruas Mauk - Teluk Naga, ruas Simpang Bitung - Curug,  ruas Cisauk - Jaha, ruas Parigi - Sukamanah, ruas Serpong Raya, serta ruas Ciomas - Mandalawangi.  Beberapa masih dalam proses lelang.

Selain melakukan pembangunan dan pelebaran jalan, Pemprov Banten juga melakukan pembenahan dan penataan drainase serta pedestrian. Termasuk pula pembangunan dan pelebaran jembatan pada jalan yang yang sedang ditingkatkan dan dilakukan pelebaran. 

"Nanti tinggal melebarkan jalan-jalan yang belum sesuai standar provinsi," tegasnya. [adv]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Gubernur WH Tegaskan Jalan Provinsi Banten Mantap di Tahun 2020

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top