Kamis, 28 Januari 2021 |
News Room

Gubernur WH Bakal Digugat ke PTUN Soal Pemindahan RKUD Bank Banten

Kamis, 07 Mei 2020 | 18:13 WIB Dibaca: 596 Pengunjung

Wahidin Halim.*

SERANG, [NEWSmedia] - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Banten menilai, pengalihan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Bank Banten ke Bank BJB telah merugikan banyak pihak.

Ketua PMII Banten, Ahmad Solahuddin mengatakan, pihaknya akan mendalami Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten No 580/Kep-144-Huk/2020 tentang Penunjukan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk., untuk melakukan gugatan ke PTUN.

"Kita sedang mendalami masalah ini, mengingat banyak nasabah dan berbagai pihak yang merasa dirugikan, terlebih SK pengalihan RKUD yang ramai jadi perbincangan publik yang diduga di luar ketentuan hukum, kalau jelas-jelas merugikan masyarakat, perlu kiranya melakukan gugatan ke PTUN", kata Solah melalui keterangan tertulisnya, Kamis (7/5/2020).

BACA JUGA: RKUD Bank Banten, HMI: Akal-akalan Gubernur

Ia menjelaskan, pihaknya menyayangkan keputusan gubernur terkait marger Bank Banten dengan BJB, sebab menurutnya, keputusan itu dilakukan sepihak tanpa konsultasi dengan legislatif.

"Saya menyayangkan keputusan gubernur memarger boank Banten dengan BJB, terlebih keputusan itu lagi-lagi sepihak, tanpa melalui konsultasi dengan legislasi dan stakeholder yang lain", ungkapnya.

Pada proses berdirinya Bank Banten, lanjut Solah, banyak dinamika yang terjadi, mulai dari kasus suap anggota DPRD Banten, hingga kembang kempisnya kondisi keuangan Bank Banten.

"Keputusan marger Bank Banten dengan BJB, apapun alasannya, jelas membuktikan bahwa pemerintah tidak komitmen menjaga, menyelamatkan dan mengembangkan aset daerah sesuai dengan spirit otonomi daerah", pungkasnya. [ahi]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Gubernur WH Bakal Digugat ke PTUN Soal Pemindahan RKUD Bank Banten
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top