Jumat, 18 Januari 2019 |
News Room

Gubernur Tetapkan Banten Darurat Bencana

Jumat, 28 Des 2018 | 11:46 WIB Dibaca: 102 Pengunjung

Gubernur Banten Wahidin Halim memberikan penjelasan kepada Presiden Jokowi saat mendatangi lokasi terdampak bencana Tsunami di Pandeglang, pekan kemarin.*

SERANG, [NEWSmedia] - Gubernur Banten, Wahidin Halim telah menetapkan Banten dalam kondisi darurat bencana.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 366/Kep.350-Huk/2018 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Tsunami Selat Sunda di wilayah Provinsi Banten.

Tanggap darurat penanganan bencana di Banten tersebut ditetapkan mulai 27 Desember 2018 sampai dengan 9 Januari 2019.

Keputusan Gubernur Banten tersebut juga berdasarkan adanya Keputusan Bupati Pandeglang Nomor 362/Kep.425/2018 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Tsunami di Kabupaten Pandeglang dan Keputusan Bupati Serang Nomor 360/Kep.504-Huk/2018 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Tsunami di Kabupaten Serang.

Sebagaimana diketahui, pada 22 Desember 2018, wilayah pesisir Barat Provinsi Banten diterjang Tsunami Selat Sunda. Bencana tersebut melanda wilayah Kecamatan Anyer dan Cinangka di Kabupaten Serang serta Kecamatan Carita, Kecamatan Labuan, Kecamatan Panimbang, Kecamatan Sukaresmi, Kecamatan Cigeulis, Kecamatan Cibaliung, dan Kecamatan Sumur di Kabupaten Pandeglang.

Akibat bencana tersebut, sampai dengan 27 Desember 2018 pukul 19.00 data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mencatat sebanyak 306 orang meninggal dunia, 709 luka-luka, 46 orang hilang, 14.587 orang sekarang berada dalam pengungsian.

Sementara kerugian material mencapai 526 unit rumah, 33 roda empat, 42 roda dua, dan 14 hotel/vila, serta 60 warung kuliner, 215 gazebo, dan 44 unit perahu.

Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Komunikasi Publik Amal Herawan Budhi mengatakan, dalam penanganan bencana tersebut, Pemerintah Provinsi Banten sudah melaksanakan respons cepat.

“Seluruhnya terkoordinasi dengan baik yang langsung dipimpin oleh Gubernur Banten dan Wakil Gubernur Banten. Dengan segera mempersiapkan berbagai Posko Bantuan yang tersebar di seluruh area yang terkena bencana,” kata Amal dalam siaran pers yang diterima NEWSmedia, Kamis (27/12/2018) malam.

Ia mengungkapkan, dua jam sejak terjadi bencana Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) pun langsung menurunkan alat-alat berat untuk menormalisasi berbagai akses jalan yang tertutup, sehingga distribusi dan penyaluran bantuan bisa lebih cepat.

Demikian pula, Posko Kesehatan yang ditempatkan di setiap Puskesmas yang dipersiapkan pula obat-obatan dan tim medis serta dokter dari seluruh kota/kabupaten yang ada di Provinsi Banten. Begitu pula dalam mempersiapkan berbagai sarana untuk tempat pengungsian dan Dapur Umum.

“Koordinasi yang baik dengan Pemerintah Pusat serta dibantu pihak TNI, BNBP, Kepolisian dan Tim Basarnas serta institusi lainnya menjadikan evakuasi korban bencana dan penanganan korban hingga pengungsi terkoordinasi dengan baik. Bahkan hingga penyediaan listrik yang padam sejak awal bencana telah dapat dipulihkan kembali hingga penyediaan fasilitas dan sarana komunikasi guna memudahkan tim dan warga berkomunikasi,” terangnya.

Amal mengatakan, Gubernur Banten Wahidin Halim juga menginstruksikan agar penanganan ini terus dilakukan oleh seluruh instansi di bawahnya hingga pascabencana selanjutnya. Selain itu melalui update informasi dari BMKG tetap memonitor kondisi Gunung Anak Krakatau.

“Itu sebabnya, melihat kondisi tersebut Gubernur Banten memberikan imbauan dan meminta kepada warga agar tidak melakukan aktivitas di sepanjang pantai dan menjauhi minimal radius satu kilometer dari pantai. Dan, kepada wisatawan untuk sementara tidak mengunjungi pantai sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Gubernur juga menghimbau, warga tidak panik dan tetap tenang. Namun, tetap waspada,” ujarnya. [idr]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Gubernur Tetapkan Banten Darurat Bencana

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top