Minggu, 22 Oktober 2017 |
News Room - Pendidikan - Pemerintahan

Gubernur Banten Tuntut Kesiapan Dindikbud Selenggarakan PPDB Secara Online

Senin, 19 Jun 2017 | 13:40 WIB Dibaca: 328 Pengunjung

Rapat Koordinasi Gubernur Banten dan Seluruh Kepala Sekolah se-Provinsi Banten di Aula Bappeda KP3B, Kota Serang, Senin (19/6/2017)

SERANG, [NEWSmedia] - Gubernur Banten, Wahidin Halim menekankan agar kejadian penerimaan siswa baru melalui PPDB Online saat ini tidak terulang kembali di tahun mendatang. Hal tersebut terungkap saat Gubernur mengumpulkan seluruh Kepala Sekolah tingkat SMA/SMK/SKH se-Provinsi Banten di Aula Bappeda, KP3B, Kota Serang, Senin (19/06/2017).
 
“Penerimaan siswa baru kedepan jangan sampai lagi begini stafnya harus siap, konsultannya harus siap. Kedepan tidak alasan lagi, kita harus pro aktif, karena menangani sekolah tidak gampang,” tambahnya.

Dalam arahannya, Gubernur menyebutkan, seiring pengalihan kelola SMA/SMK oleh Pemerintah Provinsi Banten, Pemprov berkomitmen untuk pemerataan kualitas pendidikan di seluruh daerah di Banten. Salah satunya, Pemprov Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan memeratakan kualitas pendidikan di Banten juga mendorong fasilitas perbaikan infrastruktur pendidikan.
 
“Saya masih melihat ada sekolah bahkan SMK masih numpang di SD. Saya sudah bilang ke Kadis, bangun tahun ini, atau siapkan tanahnya. Anggarkan ke kepala UPT atau kadisnya, mereka harus tau mana daerah-daerah yang masih belum ada sekolah atau yang rusak,” ujarnya.
 
Ia mengakui, bahwa pekerjaan rumahnya sebagai Gubernur Banten masih cukup banyak dan akan diselesaikan satu per satu. Mantan Walikota Tangerang dua periode itu mengingatkan kepada para guru maupun kepala sekolah untuk tidak melakukan berbagai praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme guna memperoleh suatu jabatan tertentu.
 
“Jangan ada lagi sekolah ambruk, sekolah rusak, ciptakan suasana belajar yang nyaman, susana kerja yang baik. Saya gak mau dengar lagi BOS terlambat, apapun alasannya dahulukan buat mereka, jangan sampai ditunda, harus tepat waktu,” ujarnya.
 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Engkos Kosasih mengatakan, sejak masa transisi pelimpahan wewenang dari Kabupaten dan Kota ke Provinsi, pihakya terus melakukan koordinasi dan konsolidasi dalam dengan seluruh kepala sekolah, hal ini dilakukan dalam rangka percepayan pelayanan pendidikan di Banten khususnya SMK, SMA dan SKH.
 
“Kita dituntut agar pendidikan di Banten kedepan harus maju, bangkit dan berkembang yang berlandaskan akhlakul karimah sesuai visi danmisi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten yang baru,” kata Engkos seraya menyebutkan Kepala Sekolah yang hadir sebanyak 230 orang, terdiri dari 148 SMA, 75 SMK dan 7 SKH. [Red]

Penulis: Red
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Gubernur Banten Tuntut Kesiapan Dindikbud Selenggarakan PPDB Secara Online
Top