Rabu, 18 Juli 2018 |
News Room - Pemerintahan

Gubernur Banten Diminta Perhatian Lebih Terhadap Pesantren di Daerah

Senin, 29 Mei 2017 | 14:50 WIB Dibaca: 593 Pengunjung

Ketua Presidium FSPP Provinsi Banten, Anang Azhari Ali, usai menemui Gubernur Banten di Pendopo KP3B Banten, Senin (28/5/2017)

SERANG, [NEWSmedia] - Tersebarnya pondok pesantren di pelosok-pelosok daerah di Provinsi Banten, hingga saat ini belum seluruhnya tercover oleh Pemerintah Provinsi.

Untuk itu, Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten melalui Ketua Presidium FSPP Provinsi Banten, Anang Azhari Ali, meminta langsung kepada Gubernur Banten, Wahidin Halim  agar lebih memperhatikan keberadaan pesantren di pelosok, dan ia juga meminta kepada orang nomor satu di Banten tersebut, agar insentif guru ngaji tidak diberhentikan, bahkan ditingkatkan.

"Mohon insentif guru ngaji jangan berhenti bahkan ditingkatkan, dulu Rp250.000 pertahun, masa segitu, kira-kira wajar engga," kata Anang setelah melakukan pertemuan dengan Gubernur di Pendopo Gubernur Banten, Senin (29/5/2017).

Ia mengatakan, ada sekitar 3.500 pondok pesantren kobong di Provinsi Banten, namun, belum semua tercover oleh pemerintah Provinsi Banten.

"Coba Kobong di Banten jumlahnya berapa, minta dibangun, kalau di Lebak 1 Kobong 50 juta, di Banten, berapa yg bisa dibantu Pemprov?" terangnya.

Selain itu, ia juga mendapat respon yang positif terhadap usulan yang ia berikan kepada Pemerintah Provinsi Banten.

"Beliau akan mempelajari usulan dan mungkin kita akan dipanggil lagi," pungkasnya. [Ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Gubernur Banten Diminta Perhatian Lebih Terhadap Pesantren di Daerah
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top