Sabtu, 08 Agustus 2020 |
News Room - Pemerintahan

Gubernur Banten akan Panggil PT KAI Soal Perlintasan Kereta Tanpa Palang Pintu

Minggu, 30 Jul 2017 | 15:20 WIB Dibaca: 1147 Pengunjung

Gubernur Banten Wahidin Halim memberikan sambutan dalam acara Pencanangan Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan di Kota Serang, Minggu (30/7/2017). (Foto: Biro ARTP Banten)

SERANG, [NEWSmedia] - Gubernur Banten, Wahidin Halim mengaku prihatin dengan seringnya kejadian kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api yang tidak berpalang pintu. Ia pun akan memanggil PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) untuk membahas terkait perlintasan kereta api yang belum dipasang palang pintu.

“Kita akan undang PT KAI, banyak pintu-pintu kereta api yang tidak punya palang pintu, kita minta KAI kenapa enggak punya palang pintu,” kata Wahidin Halim saat memberikan sambutan dalam acara Pencanangan Tahun Keselamatan untuk Kemanusiaan di Kota Serang, Minggu (30/7/2017).

Wahidin mengatakan, Pemerintah Provinsi Banten siap bekerjasama dengan pemerintah kota/ kabupaten untuk membuat palang pintu di perlintasan kereta api, demi keselamatan masyarakat. “Kita akan programkan dengan daerah. Apa susahnya beli palang pintu, berapa sih,” ucap WH.

Ia pun bercerita, pada saat menjabat sebagai Wali Kota Tangerang, petugas yang menunggu palang pintu di perlintasan kereta api diberikan gaji. “Kalau waktu di Kota Tangerang dulu iya (diberikan gaji-red), tapi sekarang kita akan kaji dulu, akan kita panggil dulu KAI nya,” ujarnya.

Wahidin juga mengajak kepala daerah dan DPRD se-Banten untuk memberikan perhatian terhadap perbaikan infrastruktur jalan. “Saya termasuk yang pernah mengalami kecelakaan. Saya pemain bola Pak Kapolda, saya juga pemain Voli. Tapi setelah itu  saya kehilangan hobi saya karena saya kecelakaan, lalu dengkul saya dioperasi,” kata WH, mengenang masa lalunya.

Menurut Wahidin, selain masih kurangnya tingkat kesadaran masyarakat tentang keselamatan dalam berlalu lintas, Kecelakaan di jalan raya juga bersumber dari kemampuan daerah dalam memperbaiki infrastruktur jalan.

Pada kesempatan itu, Wahidin pun langsung mengintruksikan jajarannya agar serius dalam percepatan perbaikan jalan.

“Pak Hadi (Kadis Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi-red), ke depan saya minta, tidak ada lagi jalan-jalan yang berlubang, tidak ada lagi jalan yang rusak. Tidak ada lagi jalan yang sepotong-potong bagus, sepotong tidak,” tuturnya.

Wahidin yakin dengan dukungan dari DPRD dan para kepala daerah, target 2 sampai 3 tahun perbaikan jalan di Banten bisa terealisasi, sehingga angka kecelakaan di Banten yang disebabkan oleh jalan rusak bisa berkurang.

“Karena ini menyangkut infrastruktur, makannya fokus kami adalah dalam 2 sampai 3 tahun ini membangun infrastruktur, berapapun biayanya. Insya Allah itu semangat kami, tekad kami,” ujarnya. [ahi/red]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Gubernur Banten akan Panggil PT KAI Soal Perlintasan Kereta Tanpa Palang Pintu
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top