Rabu, 22 November 2017 |
News Room - Peristiwa

Geruduk Pendopo Gubernur, Warga Tolak Reklamasi di Perairan Banten

Rabu, 18 Okt 2017 | 14:37 WIB Dibaca: 237 Pengunjung

Masyarakat Banten melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Banten, Rabu (18/10/2017).*

SERANG, [NEWSmedia] - Ratusan warga Banten yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Banten Menolak Reklamasi mendatangi Kantor Gubernur Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Rabu (18/10/2017).

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pengerukan pasir di perairan Banten untuk kepentingan reklamasi di teluk Jakarta.

"Reklamasi akan menimbulkan banyak problematika, dan merusak sumber kehidupan milik nelayan yang ada di Kecamatan Tirtayasa, Tanara dan Pontang dan di pesisir perairan Banten," kata Koordinator Aksi, Dedi Hartadi.

BACA JUGA:  SOAL PENGERUKAN PASIR DI PERAIRAN BANTEN, WAGUB: SAYA TIDAK SETUJU!

Ia menilai, pasca terbitnya surat pencabutan moratorium dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan untuk reklamasi tersebut, akan mengundang pengusaha pertamabangan datang ke Banten untuk mengeruk kekayaan laut Banten.

"Untuk itu, sebelum mereka datang, kita hadang bersama-sama, kita jaga kelestarian laut kita, kita jaga alam kita," ungkapnya.

BACA JUGA: KETUA DEWAN SETUJU PENHERUKAN PASIR DI PERAIRAN BANTEN, ASAL...

Selain itu, ia juga meminta kepada Gubernur Banten, Wahidin Halim untuk mencopot jabatan Kepala Bappeda Banten, Hudaya Latuconsina yang telah  menyebutkan, Provinsi Banten tidak keberatan pasir lautnya di keruk guna kepentingan reklamasi tersebut.

"Perkataan beliau yang menyulut amarah sejumlah masyarakat Banten. Yang beranggapan bahwa Hudaya tidak memiliki rasa cinta tanah air. Maka, kami minta Gubernur Banten agar mencopot kepala Bappeda Provinsi Banten," pungkasnya. [MG-1]

Penulis: Mg 1
Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Geruduk Pendopo Gubernur, Warga Tolak Reklamasi di Perairan Banten
Top