Kamis, 19 April 2018 |
News Room - Politik - Pilkada Lebak 2018

Gerakan Memilih Kolom Kosong di Pilkada Lebak Digencarkan

Rabu, 28 Mar 2018 | 10:53 WIB Dibaca: 249 Pengunjung

Para relawan yang menggencarkan gerakan memilih kolom kosong di Pilkada Lebak 2018. (Foto: Ist)

LEBAK[NEWSmedia] - Pilkada Lebak 2018 hanya diikuti satu pasangan calon, yakni calon Bupati dan Wakil Bupati Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi. Dalam pemilihan Juni nanti, pasangan petahana itu akan melawan kolom kosong.

Namun ada sekelompok masyarakat yang justru mengkampanyekan masyarakat untuk memilih kolom kosong ketimbang calon yang tampil fotonya di surat suara pemilihan. 

Elemen masyarakat yang mengkampanyekan kolom kosong menamakan dirinya Barisan Juang Kolom Kosong atau disingkat Bajukoko.  Mereka pun menargetkan kolom kosong bisa menang di Pilkada Kabupaten Lebak.

"Kami optimistis pesta demokrasi yang berlangsung 27 Juni 2018 menang untuk kolom kosong," kata Koordinator Bajukoko Ahmad Hakiki Hakim di Lebak, Selasa (28/3/2018).

Hakiki bahkan mengungkapkan sudah membentuk koordinator di 28 kecamatan di Lebak. Bajukoko, kata dia, sudah menggencarkan kampanye kolom kosong untuk Pilkada Lebak 2018 yang jujur dan demokratis.

"Kami mengoptimalkan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat luas untuk mencerdaskan pengetahuan politik masyarakat," ujarnya. 

Hakiki menegaskab, pilkada dengan tunggal maupun kolom kosong sama-sama dilindungi Undang-Undang, sehingga masyarakat dapat berpartisipasi untuk menggunakan hak pilihnya, memilih kolom kosong.

"Bajukoko juga akan menggelar deklarasi secara besar-besaran untuk pembentukan perjuangan Bajukoko. Pergerakan Bajukoko sebuah simbol perjuangan untuk memenangkan kolom kosong atau bumbung kosong yang dilegalkan dan disahkan oleh undang-undang," terangnya. 

Hakiki mengakui gerakan Bajukoko mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat yang memiliki tekad bulat melakukan pergerakan melawan pasangan calon Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi yang didukung 10 parpol antara lain PDI-P, Demokrat, Hanura, Nasdem,PAN, PKB,PKS, Golkar, Gerindra dan PPP.

"Kami bersama elemen masyarakat bekerja keras untuk memenangkan kolom kosong pada pilkada Lebak itu," tutur Hakiki.

Secara terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten, Agus Supriyatna mengatakan apabila perolehan suara kotak kosong melampaui calon tunggal, maka harus dilakukan pilkada ulang.

Saat ini, di Provinsi Banten ada tiga daerah yang melaksanakan pilkada dengan calon tunggal yaitu di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kabupaten Lebak.

Pelaksanaan pilkada di Banten dengan calon tunggal baru terjadi di 2018. Dikatakan Agus, pelaksanaan pilkada dengan calon tunggal diperbolehkan Undang-Undang (UU) Nomor 10 tahun 2016.

"Kami minta komisioner KPU kabupaten dan kota agar memaksimalkan sosialisasi tentang calon tunggal dan kotak kosong," katanya. [den] 

Penulis: Deni Setiadi
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Gerakan Memilih Kolom Kosong di Pilkada Lebak Digencarkan
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top