Rabu, 02 Desember 2020 |
News Room - Politik

Gelaran Pilkada Bisa Bikin Fokus Penanganan Covid-19 Terpecah

Selasa, 21 Jul 2020 | 14:52 WIB Dibaca: 856 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII), Prof Ni'matul Huda menilai, pelaksanaan Pilkada serentak 2020 menjadi persoalan dalam penanganan virus corona. Pasalnya kata dia, kontestasi politik itu dapat memecah konsentrasi Pemda dalam penanganan kasus corona.

"Pengambil kebijakan di tingkat lokal bisa terpecah, apalagi kepala daerah jadi incumbent sehingga itu mengganggu menurut saya," kata Ni'matul dalam webinar bertajuk Tema Indonesia Melampaui Cina Dalam Kasus Covid-19, Senin (20/7/2020).

Tak hanya itu, kata dia, komunikasi polisik antara wali kota dan gubernur di daerah juga menjadi persoalan. Hal tersebut menyulitkan masyarakat khususnya kampus yang ingin terlibat langsung dalam penanganan virus corona.

"Kampus yang ada di Surabaya menceritakan sebenarnya kami ingin bantu tapi komunikasi politik elitnya tak harmonis sehingga jadi gangguan. Jadi, imbauan tokoh masyarakat untuk hilangkan ego sektroal mari kerjakan sama-sama, ini sudah bagus, masyarakat tinggal mengikuti," jelasnya.

Belum lagi kata Ni'matul, dirinya mendengar laporan dari Ombudsman RI yang mana dana bantuan corona tidak digunakan sebagaimana mestinya. Saat ini, yang dibutuhkan adalah sinergi semua pihak baik dari masyarakat maupun pemerintah. Dengan begitu penanganan virus bisa dilaksanakan dengan maksimal.

"Jadi, kita butuh sinergi antara masyarakat dan pengambilan kebijakan di tingkat daerah bahkan desa supaya tidak jadi konflik sosial," tandasnya.

Hal senada diungkapkan Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro agar terjadi sinergi antara pemerintah baik di eksekutif maupun legislatif. Siti juga menyinggung kebijakan pemerintah terkait UU yang mana membuat gaduh di masyarakat. Padahal, saat ini masyarakat sedang dihadapkan dengan virus corona.

"Tentu dalam musibah kita harapkan para elit, pembuat kebijakan, perumus UU baik di legislatif bersama eksekutif, kita harapkan ada peraturan yang muncul adalah membuat kita damai bukan membuat kita tidak karu-karuan, lah ini penting satu sisi dari kesehatan mengatasi ini, sisi lain kebijakan ini harus menopang itu kita fokus menyelesaikan mengatasi Covid-19," katanya.

Karena itu, Siti mengusulkan agar kevijakan politik yang diambil harus dengan pertimbangan matang dan fokus pada penanganan corona. "Karena itu kita butuh tak tersekat oleh warna warni kepentingan yang bersifat pendek. Kita harap ada tutur kata dan tindakan nyambung. Jangan ada musibah Covid-19 di sisi lain gunakan kesempatan dalam musibah ini. Ini tak elok, tak etis tolong hentikan," tandasnya. [okz]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Gelaran Pilkada Bisa Bikin Fokus Penanganan Covid-19 Terpecah
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top