Senin, 26 Februari 2018 |
News Room - Pendidikan - Pemerintahan

Gedung Sekolah akan Digusur, Siswa SDN di Kabupaten Serang Belajar di Gubuk

Rabu, 01 Feb 2017 | 20:15 WIB Dibaca: 700 Pengunjung

Siswa SD Sadah Belajar di Gubug yang dibangun swadaya.*

SERANG, [NEWSmedia] - Para siswa SDN Sadah, Kabupaten Serang terpaksa harus belajar di gubuk hasil swadaya masyarakat, lantaran gedung sekolah mereka akan digusur untuk pembangunan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang.

Para siswa kini terpaksa harus menumpang belajar di gedung Madrasah Hidayatul Mustafids di Kampung Sadah, Desa Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.

Menurut Mikhrob, guru Madrasah Hidayatul, ada sebanyak 93 siswa SDN Sadah melakukan kegiatan belajar mengajar di gubuk yang dibuat dari bahan material seadanya yang dibuat oleh masyarakat.

“Untuk dindingnya pakai kayu dan triplek sisa dari bongkaran pembangunan masjid, dan atapnya pakai asbes saja,” kata Mikhrob, Rabu (1/2/2017).

Karena Madrasah hanya mempunyai dua ruangan kelas, menurut Mikhrob, pihaknya dengan masyarakat sekitar akhirnya membangun ruang kelas tambahan untuk para siswa SDN Sadah yang bangunan sekolahnya digusur. Gubuk yang dibangun untuk tempat belajar hanya berukuran 4,5 x 10 meter.

“Untuk asbes ini kita mengalami kekurangan sehingga sampai sekarang masih beratapkan langit alias bolong. Akibatnya membuat siswa harus rela kepanasan saat melaksanakan kegiatan belajar mengajar sehingga membuat saya menjadi sedih awalnya gak kayak gini menjadi begini,” katanya.

Dikatakan Mikhrob, rencananya siswa akan dibuatkan gedung baru, tapi sampai saat ini belum terealisasi."Belum tahu pasti kapan realisasinya. Sebab sekarang ini lahannya saja belum ada. Ada juga mau dimerger ke sekolah lain, tentu kami menolak, karena kejauhan,” katanya.

Sementara ittu, Guru SDN Sadah, Dedi mengaku tidak tahu kapan pelaksanaan eksekusi penggusuran bangunan sekolah tersebut. “Tapi dari Pemda sudah meminta kami mengosongkan bangunan secepatnya akhir 2016 lalu," katanya.

Sebetulnya, lanjut Dedi, guru beserta masyarakat berharap agar waktu pengosongan bangunan sekolah diperpanjang, sampai pelaksanaan pengerjaan penggusuran lahan dilaksanakan.

“Kalau sekarang ini kan belum, tetapi kita sudah disuruh pindah secepatnya. Akhirnya kita pun terpaksa menempati bangunan menumpang di gedung madrasah dan gubuk hasil pembangunan masyarakat,” ujarnya. [firman]

Penulis: Firman Arief
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Gedung Sekolah akan Digusur, Siswa SDN di Kabupaten Serang Belajar di Gubuk
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top