Kamis, 25 April 2019 |
News Room - Peristiwa

Foto Rano Karno 'Injak' Lambang Provinsi Banten Ramaikan Media Sosial

Senin, 26 Sept 2016 | 06:14 WIB Dibaca: 1436 Pengunjung

Foto Rano Karno terlihat berada di atas lantai bergambar lambang Provinsi Banten yang diposting akun Facebook seorang wartawan bernama Ucu Nur Arief Jauhar.*

SERANG, [NEWSmedia] – Foto Gubernur Banten Rano Karno bersama salah seorang aktivis yang menginjak lantai dengan alas bergambar lambang Provinsi Banten ramai diperbincangkan di media sosial Facebook. Foto tersebut dikecam sejumlah netizen, karena dianggap melecehkan lambang kebesaran Provinsi Banten.

Foto yang dikecam tersebut pertama kali diposting oleh sebuah akun Facebook seorang wartawan bernama Ucu Nur Arief Jauhar pada Minggu (25/9/2016) sekitar pukul 19.00 WIB. Postingan itu pun dikomentari beberapa akun Facebook lainnya.

Dalam foto tersebut, nampak jelas Rano Karno bersama seseorang berfoto tepat di atas lantai yang bergambar lambang Provinsi Banten yang bermoto ‘Iman dan Taqwa’. Lokasi foto berada di joglo Rumah Dinas Gubernur Bangen, di Jalan Ahmad Yani, Lingkungan Cipete, Kota Serang.

“Lalu siapa yang kita tanya? Orang yang menginjakkan kakinya di lambang Provinsi Banten atau mereka yang membuat lambang Provinsi Banten jadi karpet?” kata Ucu Arief Jauhar di kolom komentar dalam foto yang diposting di akun Facebook-nya.

“Katanya karpet ini ada hubungannya dengan Biro Umum. Karpet berlambang Provinsi Banten. Karpet di Rumah Dinas (wakil) Gubernur Banten. Mun teu salah eta nu kakina nginjek lambang Banten eta namina cenah bapak Rudi. Duka Rudi naon. Mun teu salah eta nu kakina nginjek lambang Banten eta namina cenah bapak Rano. Duka Rano naon…,” tulis Ucu.

Tidak berapa lama, puluhan akun lain ikut berkomentar. Netizen yang berkomentar sebagian besar merasa tidak terima karena lambang Provinsi Banten terlihat berada di kaki Rano Karno dan aktivis yang disebut pemosting bernama Rudi tersebut.

“Waduh pelecehan itu kang ucu,” komentar akun bernama Jepy Najapi

“Waduh mencontoh kan kebencian propinsi Banten dong nama nya,” tutur A’Yans, ikut mengomentari.

“Coba klarifikasi dulu ke yg bersangkutan,” sahut pemilik akun bernama Mihdar.

“Ooo begini, yang katanya cinta Banten dan yang mau maju membangun Banten. Cenah eta geh,” kata akun bernama Budi Wahyu Iskandar, menimpali.

Akun bernama If Paputungan juga ikut berkomentar dan memaparkan makna dari simbol-simbol yang berada di dalam lambang Banten itu.

“Inilah makna lambang banten yg di injak injak itu. Seakan lambang ini tak pumya nilai dan hanya sebatas gambar biasa tak bedanya dgan gambar pokemon. Kubah Mesjid, melambangkan kultur masyarakat Banten yang agamis. Bintang Ilahi, Pengejawantahan Pancaran Semangat Keyakinan yang menyinari seluruh jiwa masyarakat Banten. Menara Mesjid Agung Banten bertingkat dua berwarna putih dengan Memolo berwarna merah, menjulang tinggi ke angkasa, melambangkan masyarakat Banten mempunyai semangat yang tinggi untuk mewujudkan masyarakat madani, serta adanya tujuan mulia yang senantiasa berpedoman pada petunjuk Allah Swt, Menara Mesjid Agung juga melambangkan budaya dan sejarah Banten yang kokoh pada pendirian zaman kesultanan,” tulis If Paputungan.

Bahkan, Iwan Subakti, salah seorang yang menyatakan terlibat dalam pross pembuatan logo Provinsi Banten memposting sebuah tulisan di dinding akun Facebook-nya, mengaku kecewa.

“Mungkin bagi sebagian orang hal ini tidak lah penting. Namun bagi saya, Logo Provinsi Banten dengan motto Juang adalah simbol perjuangan, visi dan misi, segenap lapisan masyarakat untuk satu cita-cita untuk mencapai sebuah daerah yang sejahtera berlandaskan Iman dan Taqwa,” tulis Iwan.

“Sebagai seorang yang terlibat proses pembentukan logo Provinsi Banten, sedih, kecewa sekaligus miris melihat logo Provinsi Banten yang sarat dengan simbol keBantenan serta simbol kemerdekaan Republik Indonesia, diinjak,” sambung Iwan, seraya memberi keterangan, bahwa kritikannya ini tidak berkaitan dengan Pilgub Banten.

Belum ada klarifikasi resmi terkait foto tersebut. Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Banten, Deden Apriandhi yang dicoba dihubungi untuk dikonfirmasi, sambungan teleponnya dalam keadaan tidak aktif. [NM-03]

Penulis: Nm
Publisher: newsmedia.co.id
Bagikan:

KOMENTAR

Foto Rano Karno 'Injak' Lambang Provinsi Banten Ramaikan Media Sosial
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top