Rabu, 17 Oktober 2018 |
News Room

FKPT Banten Perkuat Aparatur Kelurahan Cegah Terorisme

Sabtu, 13 Okt 2018 | 19:01 WIB Dibaca: 274 Pengunjung

Penguatan aparatur kelurahan dalam mencegah faham terorisme di Hotel Horison Forbis, Kota Cilegon, Sabtu (13/10/2018). [ist]*

CILEGON, [NEWSmedia] - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Banten memberikan penguatan kepada aparatur kelurahan dalam mencegah faham terorisme dan radikalisme yang berkembang di tengah-tengah asyarakat.

Ketua Bidang Ekonomi, Sosial, Budaya dan Hukum FKPT Banten, Alamsyah Basri mengatakan, selain dari aparatur kelurahan, acara tersebut juga dihadiri oleh aparatur dari kecamatan, Babinsa, Babinkamtibmas, Polsek, Polres dan Kodim se-kota Cilegon.

"Tujuannya tidak lain adalah memberikan pemahaman tentang  perkembangan aksi radikal terorisme, modus operandi, dan bahaya-bahaya yang ditimbulkannya serta langkah-langkah praktis dalam melakukan pencegahan terhadap aksi-aksi terorisme sehingga masyarakat secara luas memiliki pemahaman dan kemampuan untuk menolak dan melawan segala bentuk aksi radikal terorisme," kata Alamsyah di Hotel Horison Forbis, Kota Cilegon, Sabtu (13/10/2018).

Sementara itu, Sekretaris FKPT Banten, Amas Tadjudin dalam sambutannya mengatakan, Banten sebagai Provinsi yang terkenal sebagai wilayah seribu Ulama sejuta Santri, juga diisukan sebagai wilayah yang berpotensi mempunyai gerakan radikal terorisme atau ISIS.

"Dalam hal ini perlu diketahui secara faktual bahwa Banten tidak ada ISIS, tetapi pendukungnya sangat banyak. Untuk itu kelurahan, kecamatan, Babinsa, babinkamtibmas, Polsek, Polres, dan Kodim merupakan ujung tombak pemerintah yang berdekatan langsung dengan masyarakat untuk dapat menjaga dan memberikan pemahaman dan mewaspadai berbagai gerakan dan paham yang dapat merusak keutuhan NKRI dan Ideologi Pancasila," terang Amas.

Di tempat yang sama, Direktur Pencegahan BNPT yang diwakili oleh Kepala Seksi Partisipasi Masyarakat, Setyo Pranowo menyatakan, terorisme masih menjadi ancaman nyata bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Hal mendasar yang perlu diperhatikan adalah kelompok pelaku terorisme tinggal di tengah masyarakat, membaur dalam kehidupan kita sehari-hari.  Hal ini menuntut kita untuk selalu mengedepankan kewaspadaan, tidak hanya untuk alasan keselamatan, melainkan juga mencegah tersebarluaskannya paham radikal terorisme," pungkasnya. [rls]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

FKPT Banten Perkuat Aparatur Kelurahan Cegah Terorisme
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top