Senin, 21 Mei 2018 |
News Gallery

Film Indonesia Raih Penghargaan di Festival Film Internasional

Sabtu, 22 Okt 2016 | 19:07 WIB Dibaca: 1061 Pengunjung

London International Film Festival.*

JAKARTA, [NEWSmedia] - Film Indonesia secara perlahan mulai menunjukan kualitas di pasar internasional. Belakangan ini, banyak film Indonesia yang berkiprah di festival film luar negeri.

The Raid, Modus Anomali, Lovely Man, dan Prenjak yang berjaya di Festival Film Cannes adalah sederet judul film yang pernah mendapatkan perhatian pasar internasional. Yang terbaru film berjudul #66 dan Ini Kisah Tiga Dara juga mendapatkan apresiasi di dua festival berbeda.

Film #66 yang meraih penghargaan di Worldfest Houston untuk kategori Theatrical Features Film Awards. Film garapan sutradara Asun Mawardi juga meraih Best Supporting Actress in a Foreign Language Film dan Best Sound Design dalam ajang International Filmmaker Festival of World Cinema London 2016.

Menariknya, #66 belum tayang di bioskop Tanah Air. "Dengan menangnya film #66 di Houston, London dan Los Angeles, saya merasa mendapatkan pengakuan karena film kita dapat diterima dan disukai oleh mereka," ujar Asun Mawardi dalam rilis yang diterima Okezone.

Film #66 merupakan film action yang bercerita tentang pembunuh bayaran. Film ini dibintangi oleh Donita, Fandy Christian dan Ricardo Silenzie dirilis 17 November 2016.

"Selain itu dengan terpilihnya untuk ditayangkan di Beijing & Xian-China, yang juga mendapatkan sambutan yang baik saat screening, meyakinkan saya untuk membuat film yang lebih baik lagi," lanjutnya.

Ini Tiga Kisah Dara juga mendapatkan perhatian di Festival Film Tokyo di Jepang. Film yang dibintangi oleh Tara Basro sebagai Ella, Shanty sebagai Gendhis, Tatyana Akman sebagai Bebe ini akan melakukan World Premiere di Festival Film Tokyo pada 25 Oktober 2016.

"Itu satu kehormatan buat film kami bisa mendapatkan kesempatan world premiere di festival sebesar TIFF, yang merupakan salah satu festival film terbesar di Asia dan penting di dunia film internasional. Di mana berkumpulnya seluruh pelaku industri film dari Asia, Australia, Eropa juga Amerika," ujar Shanty

Bagi Shanty yang terpenting dari penghargaan ini adalah mengharumkan nama Indonesia. Dengan demikian Indonesia, khususnya industri film nasional bisa dilirik bahkan bersaing dengan film dunia.

Film Ini Kisah Tiga Dara merupakan remake dari film Tiga Dara karya Bapak Perfilman Indonesia, Usmar Ismail. Shanty bersama Tara, Tatyana dan sang sutradara, Nia Dinata dan sang produser Melisa Karim akan datang untuk ikut dalam kemeriahan Festival Film Tokyo.

"Mudah-mudahan kami bisa bikin harum nama Indonesia di ajang international dengan mengusung film musikal. Bahwa dunia tahu, Indonesia memproduksi film-film bagus, kendala kita kan hanya distribusi," tutup Shanty.[05]

Penulis: Okz
Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Film Indonesia Raih Penghargaan di Festival Film Internasional
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top