Senin, 16 Juli 2018 |
News Room

Erupsi 1.000 Meter, Status Gunung Anak Krakatau Waspada

Senin, 25 Jun 2018 | 21:28 WIB Dibaca: 185 Pengunjung

Erupsi Gunung Anak Krakatau.*

SERANG, [NEWSmedia] - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan, Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda, Provinsi Lampung mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu 1.000 meter di atas puncak kawah atau pada ketinggian 1.305 meter di atas permukaan laut, Senin (25/6/2018) pagi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, erupsi terebut melontarkan abu vulkanik dan pasir, namun demikian, abu vulkanik dan  pasir itu tidak membahayakan penerbangan pesawat terbang, VONA (Volcano Observatory Notice For Aviation) orange dan tidak berbahaya selama berada di luar radius 1 km dari puncak kawah serta tidak membahayakan pelayaran di Selat Sunda.

"Status Gunung Anak Krakatau tetap Waspada (Level 2). Status Waspada ditetapkan sejak 26/1/2012 hingga sekarang. Status Waspada artinya aktivitas vulkanik di atas normal sehingga terjadinya erupsi dapat terjadi kapan saja. Tidak membahayakan selama masyarakat tidak melakukan aktivitasnya di dalam radius 1 Km," kata Sutopo.

Ia menjelaskan, erupsi Gunung Anak Krakatau merupakan hal yang biasa, sebab menurutnya, gunung tersebut masih aktif untuk tumbuh besar dan tinggi dengan melakukan erupsi.

"Energi erupsi yang dikeluarkan juga tidak besar. Sangat kecil sekali peluang terjadi letusan besar seperti letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883. Bahkan beberapa ahli mengatakan tidak mungkin (meletus-red) untuk saat ini, jadi tidak perlu dikhawatirkan," jelasnya.

Ia menuturkan, pada Kamis (21/6/2018), gunung tersebut terekam 49 kali gempa hembusan, 8 kali gempa Low Frekuensi, 50 kali gempa Vulkanik Dangkal dan 4 kali gempa Vulkanik Dalam, bahkan secara visual pun terlihat erupsi mengeluarkan abu dan pasir.

"Tipe letusannya strombolian yang terjadi erupsi secara berkala pada saat itu," tuturnya.

Selain itu, ia juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang, sebab menurutnya, BPBD Provinsi Banten, BPBD Provinsi Lampung, PVMBG dan BKSDA telah melakukan langkah antisipasi.

"Yang penting masyarakat mematuhi rekomendasi tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1 km dari puncak kawah. Di luar itu aman. Justru dapat menikmati fenomena erupsi Gunung Anak Krakatau dari tempat aman," pungkasnya. [rls]

Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

LAINNYA

Harga Emas Antam Merosot Rp3.000 per Gram
Minggu, 15 Jul 2018 | 07:02 WIB
Harga Emas Antam Merosot Rp3.000 per Gram
50 Bacaleg PKS Daftar ke KPU Kabupaten Serang
Sabtu, 14 Jul 2018 | 11:23 WIB
50 Bacaleg PKS Daftar ke KPU Kabupaten Serang

KOMENTAR

Erupsi 1.000 Meter, Status Gunung Anak Krakatau Waspada
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top