Sabtu, 26 September 2020 |
News Room - Ekonomi

Ekonom Nilai Dua Komoditas Ini Dapat Kena Cukai

Rabu, 04 Jul 2018 | 07:02 WIB Dibaca: 372 Pengunjung

Pedagang menata beras dagangannya di pasar tradisional.*

JAKARTA, [NEWSmedia] - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani meyebut ada dua komoditas bahan pokok yang seharusnya dapat dikenakan tarif cukai yakni beras dan gula.

Dia menilai, pemerintah masih belum berani menerapkan cukai kedua komoditas tersebut karena daya konsumsi terhadap masyarakat begitu besar.

"Orang Indonesia pemakan beras dan gula paling besar di dunia kalau kita tetapkan (cukai) ini problemnya menjadi tidak populis bagi pemerintah karena dianggap makanan pokok yang harus dilindungi," ujar Aviliani Gedung Sindo, Jakarta, Selasa (3/7/2018).

Oleh karena itu, Aviliani meminta pemerintah untuk gencar melakukan sosialisasi mengenai dampak konsumsi gula dan beras bagi kesehatan ke masyarakat.

Dalam lima tahun ke depan dia berharap kedua komoditas tersebut sudah dikenakan cukai. "Selama ini pemerintah buru-buru siapkan kebijakan sehingga masyarakat tidak bisa siap-siap. Dua hal itu yang dalam waktu 5 tahun ke depan harus dilaksanakan, tapi gula harus dipercepat," ujar dia.

Sebagai pengganti gula, Aviliani meminta kepada pemerintah terlebih kepada para pelaku industri gula untuk mengembangkan produksi gula yang berbahan dasar daun stevia.

"Kasih potongan pajak insentif terhadap produksi stevia. Sehingga begitu industri itu berkembang, gula itu bisa digantikan. Sehingga gula yang menyebabkan penyakit bisa dikurangi," ujar dia.

Sedangkan untuk beras, dia menilai pemerintah bisa mendorong dengan sosialisasikan gaya hidup sehat. Dengan beralih ke salad. Menurut dia, hal itu sudah lebih dulu diterapkan masyarakat menengah.

"Masyarakat makan beras makin tinggi. Kelas menengah gaya hidupnya sudah berubah makan salad. Beras mulai dikurnagi tapi jumlahnya belumm banyak," ujar dia. [lpt]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Ekonom Nilai Dua Komoditas Ini Dapat Kena Cukai
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top