Rabu, 24 Oktober 2018 |
News Room - Hukum

Dukun Cabul Asal Kabupaten Serang Dibekuk Polisi

Sabtu, 24 Feb 2018 | 18:25 WIB Dibaca: 529 Pengunjung

Tersangka SM saat diperiksa di Mapolda Banten, Jumat (23/2/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Banten menangkap tersangka SM (48) warga Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang yang telah melakukan perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur hingga hamil.

Kasubdit VI Ditkrimum Polda Banten, AKBP Irwansyah mengatakan, SM yang sehari-hari berprofesi sebagai dukun spiritual itu ditangkap, lantaran telah menghamili P (17) dan M (17), warga Jakarta yang diketahui mengalami gangguan jiwa yang kini telah melahirkan seorang bayi.

“Pelaku ini mengaku ahli pengobatan spiritual dan korbannya kakak beradik, korban disetubuhi di salah satu hotel di Kota Serang pada tahun 2015, hotel itu digunakan sebagai tempat sarana pengobatan usai melakukan ziarah ke Banten Lama,” kata Irwansyah, kepada awak media, Jumat (23/2/2018).

Ia menjelaskan, pencabulan tersebut terjadi, ketika ke dua korban yang didampingi oleh orang tuanya ingin melakukan pengobatan spiritual terhadap penyakit yang dideritanya.

“Jadi kejadiannya saat menginap di Hotel, saat itu ibunya suruh menemani salah satu anaknya yang sekaligus korban, nah satu korban lagi di dalam kamar lain dengan alasan akan melakukan pengobatan spiritual,” katanya.

Ia menambahkan, aksi bejat pelaku yang sudah menggeluti profesinya sebagai dukun ahli pengobatan spiritual selama 10 tahun itu ketahuan, ketika korban yang didampingi keluarganya melapor ke pihak kepolisian setelah pada Februari 2017 koban melahirkan seorang bayi.

“Kami masih dalami kasus ini, untuk sampai saat ini baru dua korban yang melapor, kemungkinan masih ada lagi korbannya, dikarnakan profesi yang digeluti korban sudah lumayan lama,” jelasnya.

Dihadapan petugas, SM mengaku, dirinya tidak pernah memaksa korban untuj melakukan aksi bejat tersebut, sebab menurutnya, ia hanya akan mengobati kepada setiap orang yang datang kepada dirinya untuk pengobatan.

“Tidak ada paksaan untuk melakukan hal tersbebut. ditambah lagi saya melakukan pengobatan jika ada yang datang kepada saya untuk meminta tolong biar diobati,” kata pelaku.

Akibat perbuatannya itu, kini SM dijerat dengan pasal Undang Undang Perlindungan Anak Pasal 81 dan Pasal 82 Undang Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan hukuman penjara maksimal 15 tahun. (firman)

Penulis: Firman
Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Dukun Cabul Asal Kabupaten Serang Dibekuk Polisi
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top