Minggu, 20 September 2020 |
News Room - Hukum - Banten Memilih

Dugaan Politik Uang Rano Karno Ditangani Tim Gakkumdu

Kamis, 24 Nov 2016 | 16:32 WIB Dibaca: 1540 Pengunjung

Calon Gubernur Banten Rano Karno terlihat sedang memberikan amplop kepada orang tua pasien di RSUD Banten, Senin, 21 November 2016 (Video Capture).*

SERANG, [NEWSmedia] - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten hari ini menggelar rapat bersama Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Pilkada Banten 2017, terkait laporan pemberian amplop (dugaan politik uang) oleh Calon Gubernur Banten Rano Karno kepada pasien di RSUD Banten, Senin, 21 November 2016.

Tim Gakkumdu Pilkada Banten terdiri dari penyidik Bawaslu, penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Banten dan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, yang khusus menangani pelanggaran-pelanggaran pidana di Pilkada Banten.

"Kita kepada Tim Sentra Gakkumdu (penyidik dari Polda Banten dan kejaksaan tinggi) meminta masukan-masukan, pasal apa yang dikenakan, bukti apa saja yang harus dikumpulkan, saksi-saksi siapa saja yang kita minta keterangan, dan keterangan apa yang harus kita gali terhadap saksi-saksi (kasus) itu," kata Ketua Bawaslu Provinsi Banyen Pramono U Tantowi di Kantor Bawaslu Banten, Kamis (24/11/2016).

Pramono juga mengatakan pihaknya segera melayangkan surat pemanggilan kepada Calon Gubernur Banten nomor urut dua, Rano Karno sebagai terlapor.

“Kita sudah membuat surat undangan untuk meminta keterangan dari terlapor (Rano Karno), saksi-saksi dari pihak-pihak yang kita duga punya informasi untuk memperjelas peristiwa ini. Termasuk terlapor (Rano Karno)," ujarnya.

Simak: Terekam Kamera, Rano Karno Beri Amplop ke Pasien di RSUD Banten

Pramono mengatakan, selain Rano Karno, penyidik juga akan memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan, paling lambat Sabtu (26/11/2016).

"Dalam satu dua hari ini harus kita panggil, diperiksa, karena hari Senin (28 November) kita harus bisa menyelesaikan kasus ini," ucap Pramono.

Diketahui, Rano Karno Calon Gubernur Banten nomor urut 2 yang berpasangan dengan Embay Mulya Syarief pada Senin, 21 November 2016 melakukan kunjungan ke RSUD Banten. Dalam kunjungan tersebut, Rano menjenguk pasien di ruang perawatan dan memberikan bingkisan makanan serta memberikan amplop diduga kuat berisi uang.

Saat itu Rano Karno datang ke RSUD Banten bersama tim pemenangan lengkap dengan tim dokumentasi. Pemberian bingkisan dan amplop terlihat jelas di dalam rekaman video. Namun setelah kasus ini mencuat, Rano Karno mengklaim bahwa pasien yang dikunjungi adalah anak angkatnya. [asl]

Editor: Arif Darma
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Dugaan Politik Uang Rano Karno Ditangani Tim Gakkumdu
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top