Minggu, 25 Februari 2018 |
News Room - Politik

Dualisme Kepengurusan, DPD Hanura Banten Kubu Eli Menunggu Dua Hal Ini

Senin, 05 Feb 2018 | 18:38 WIB Dibaca: 429 Pengunjung

Pengurus DPD Hanura Provinsi Banten kubu Eli Mulyadi setelah melakukan pertemuan di Kantor DPD Partai Hanura Provinsi Banten, Senin (5/2/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Banten kubu Eli Mulyadi menegaskan, terkait dengan adanya dualisme kepengurusan Partai Hanura, saat ini pihaknya masih menunggu dua hal.

Pertama, lanjut Eli, hasil komunikasi politik yang dilakukan oleh Ketua Pembina Partai Hanura, Wiranto untuk melakukan perdamaian antara dua kubu dan kedua, hasil gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Pertama, perdamaian tidak bisa dilakukan daerah dulu, tapi harus dilakukan di tingkat pusat, kedua kami masih menunggu putusan dari PTUN, apapun hasilnya, itu langkah lain, yang pasti, kami sepakat perdamaian harus dilakukan di tingkat pusat dulu," kata Eli setelah melakukan pertemuan dengan Pengurus DPC se-Provinsi Banten di Kantor DPD Partai Hanura Provinsi Banten, Senin (5/1/2018).

Eli menuturkan, sebelumnya, dirinya telah melakukan pertemuan dengan Ahmad Subadri, yang ditunjuk oleh Ketua DPP Partai Hanura, Oesman Sapta Odang untuk memimpin Partai Hanura di Banten, namun pertemuan tersebut belum menemukan titik terang antara kedua belah pihak.

"Kemaren ada langkah komunikasi dengan Pak Subadri, tapi kami tidak bisa mengambil keputusan, kami harus menyampaikan ke pengurusan cabang, hasil rapat tadi, kami bukan menolak perdamaian, jadi seandainya perdamaian sudah dilakukan ditingkat pusat maka otomatis akan diikuti di daerah dan cabang," tuturnya.

Kontribusi Saat Verifikasi Administrasi

Eli mengungkapkan, pihaknya mempunyai kontribusi terhadap keberhasilan Partai Hanura saat diverifikasi faktual, Senen menurutnya, sebelum verifikasi faktual, dirinya telah melakukan verifikasi administrasi terhadap Kepengurusan Partai Hanura di Provinsi Banten.

"Verifikasi kan secara keseluruhan ada dua tahapan, verifikasi administrasi dan verifikasi faktual, kami yang menyelesaikan verifikasi administrasi, pada verifikasi faktual, kebetulan ada di kubu mereka, itu tugas mereka, bukan berarti mereka punya kontribusi besar meloloskan, kami sama-sama berkontribusi," ungkapnya.

Selain itu, Eli juga meminta kepada kubu Subadri agar tidak melakukan manuver-manuver politik dan berharap sama-sama terus bekerja untuk kemajuan Partai Hanura di Provinsi Banten.

"Silahkan mereka melakukan kegiatan organisasi, sama-sama bekerja politik untuk Hanura sampai ada keputusan akhir, kami akan terus eksis dan tidak saling mengganggu," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Dualisme Kepengurusan, DPD Hanura Banten Kubu Eli Menunggu Dua Hal Ini

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top