Senin, 16 Juli 2018 |
News Room - Peristiwa

Dua Pendukung Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang Bentrok

Kamis, 29 Mar 2018 | 13:40 WIB Dibaca: 204 Pengunjung

Jajaran Polres Serang saat melakukan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkot) di Alun-alun Barat, Kota Serang, Kamis (29/3/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Dua pendukung pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang bentrok dan terlihat saling serang dengan melemparkan air dalam kemasan di Alun-alun Barat Kota Serang, Kamis (29/3/2018).

Namun dengan sigap, jajaran TNI-Polri langsung membubarkan kedua kelompok tersebut dengan tembakan gas air mata dan peluru karet untuk memecah aksi tersebut.

Demikian hal tersebut bagian dari Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkot) yang digelar Polres Serang Kota untuk mengamankan seluruh tahapan pelaksanaan Pilkada serentak di Kota Serang tahun 2018.

Pada kesempatan itu, Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari perencanaan dan antisipasi berbagai konflik yang bisa saja terjadi di tengah-tengah masyarakat Kota Serang saat pelaksanaan Pilkada serentak 2018.

"Ada dalmas awal, ini satuan kewilayahan Polres dengan Polsek, selanjutnya dalmas lanjut, ini direktorat Sabhara Polda Banten dan lintas ganti, dari Satbrimob Polda Banten serta ditambah ada Kompi Tripatra, yaitu gabungan Sabhara, Brimob dan TNI, ini yang akan bertugas melaksanakan penegakan hukum kalau eskalasi massa terus meningkat," kata Komarudin kepada awak media.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten, Brigjen Pol Listiyo Sigit Prabowo menuturkan, latihan tersebut merupakan upaya untuk mempersiapkan dalam mengahadapi rangakaian dari kegiatan Pilkada serentak di Wilayah Banten, khususnya di Kota Serang.

"Kita harus mampu memahami seluruh kegiatan Pilkada agar berjalan dengan lancar dan sukses, mulai dari pencegahan, penegakan hukum sampai terjadi eskalasi kerusuhan, yang mau atau tidak mau, kita harus bertindak tegas," kata Sigit.

Selain itu, ia juga menegaskan, tugas kedepan jajaran Kepolisian Daerah Banten semakin berat, sebab menurutnya, tahun 2018 merupakan tahun politik untuk mempersiapkan pelaksanaan Pileg dan Pilpres di tahun 2019.

"Setelah Pilkada ini akan masuk Pileg dan Pilpres, artinya eskalasi dan tugas kepolisian kedepan akan semakin tinggi," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Dua Pendukung Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang Bentrok
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top