Minggu, 25 Februari 2018 |
News Room - News Adv

DPUPR Banten Komitmen Laksanakan Target Pembangunan Infrastruktur

Selasa, 12 Des 2017 | 11:58 WIB Dibaca: 293 Pengunjung

Salah satu pekerjaan pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan di Provinsi Banten.*

SERANG, [NEWSmedia] – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur di Banten, baik jalan atau pun jembatan.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Hadi Soeryadi mengatakan, hal tersebut sejalan dengan visi misi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten, yaitu terwujudnya infrastruktur jalan dan Sumber Daya Air yang andal, terpadu berbasis penataan ruang yang berkelanjutan dalam mendukung Banten yang maju, mandiri, berdaya saing, sejahtera dan berakhlakul karimah.

“Visi itu merupakan sebuah gambaran yang akan diwujudkan oleh kami, di mana infrastruktur pekerjaan umum dan penataan ruang yang terbangun telah memenuhi kualifikasi teknis sesuai perkembangan dan kemajuan teknologi serta beroperasi secara optimal seiring dengan tuntutan kualitas kehidupan masyarakat,” kata Hadi, Senin (11/12/2017).

Hadi mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan beberapa langkah untuk mencapai visi tersebut, salah satunya adalah dengan mempercepat pembangunan infrastruktur jalan untuk mendukung aksesbilitas dan konektivitas guna  meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan pelayanan pergerakan barang/ jasa di Provinsi Banten.

“Salah satu strateginya dengan melaksanakan pembangunan atau rekonstruksi, rehabilitasi, pemeliharaan berkala dan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan sesuai kebutuhan serta membangun atau menambah kapasitas jaringan jalan melalui penyediaan lahan atau penyediaan dokumen perencanaan,” tuturnya.

Jalan Taktakan - Gunung Sari yang telah dibangun Pemrov Banten.

Sementara itu, Gubernur Banten, Wahidin Halim menargetkan pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan di Provinsi Banten selesai dalam dua sampai tiga tahun ke depan, sebab menurutnya, kondisi jalan yang rusak di beberapa daerah di Banten, akan menghambat pertumbuhan ekonomi dan berdampak pada mobilitas masyarakat.

“Dalam dua sampai tiga tahun ke depan saya minta di selesaikan jalan-jalan yang rusak. Kasihan masyarakat, kasihan para karyawan, kasihan para pelaku ekonomi,” kata Wahidin.

Pria yang akrab dipanggil WH ini juga menambahkan, daerah-daerah terpencil yang selama ini belum menikmati jalan mulus, berharap bisa merasakan dampak pembangunan tersebut.

"Daerah-daerah yang terpencil, terpojok, kita mulai sekarang rencanakan akan membangun akses prioritas dalam bidang jalan yang menjadi harapan saya. Kita targetkan bersama DPR, tiga tahun pembangunan jalan provinsi yang ada di seluruh wilayah Banten harus sudah selesai dan tidak ada yang dalam keadaan rusak," tuturnya.

Selain memperbaiki jalan rusak, Pemprov Banten juga akan membuka jalan-jalan baru, dari batas wilayah antara Banten dan Jakarta hingga Selatan Banten di Kabupaten Pandeglang.

"Kita juga akan membangun jalan-jalan baru mulai dari batas Bandara Soekarno-Hatta sampai ujung pantai, sampai ke Tanjung Lesung, ini program kita," ujarnya.

Buruknya infrastruktur, menurut Wahidin, merupakan salah satu penyebab ketertinggalan masyarakat Banten di bidang sosial dan ekonomi. Untuk itu, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas pembangunan jangka menengah Pemprov Banten.

"Ini adalah salah satu sumber kenapa masyarakat kita tertinggal, baik secara ekonomi sosial, karena kita memang tertinggal dari infrastruktur. Jadi saya merasa punya kewajiban untuk membangun infrastruktur yang ada di Banten ini," pungkasnya. [adv]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

DPUPR Banten Komitmen Laksanakan Target Pembangunan Infrastruktur

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top