Rabu, 13 November 2019 |
News Room

Dokumen Meragukan saat Bikin Paspor? Siap-siap Deposit Rp25 juta

Sabtu, 18 Mar 2017 | 14:21 WIB Dibaca: 690 Pengunjung

Paspor Republik Indonesia

JAKARTA, [NEWSmedia] - Akhir-akhir ini ramai dibahas mengenai syarat deposit Rp25 juta saat proses pengajuan pembuatan paspor. Direktorat Imigrasi Kemenkumham menegaskan syarat tersebut tak berlaku untuk semua pemohon. 

"Kebijakan meminta tambahan informasi berupa rekening koran Rp25 juta itu tidak ditujukan kepada semua pemohon," kata Kabag Humas dan Umum Dirjen Imigrasi Kemenkumham Agung Sampurno saat dikonfirmasi, Sabtu (18/3/2017). 

Agung menjelaskan, aturan syarat tambahan tersebut mengacu pada surat edaran Dirjen Imigrasi tertanggal 6 Maret 2017. Hanya saja dalam surat edaran tak tertulis langsung angka Rp25 juta, nilai tersebut hanya imbauan untuk petugas dan bersifat internal. 

"Itu sesuai dengan surat edaran Dirjen yang dikeluarkan 24 Februari 2017. Tapi di situ tidak akan ada Rp25 juta itu, itu hanya aturan internal, bukan bagian dari persyaratan, persyaratan tetap sama," jelas Agung. 

Menurut Agung, pemohon paspor tanpa data atau dokumen yang valid dan meragukan, bisa diwawancara lebih jauh oleh petugas. Ujungnya, bisa saja pemohon tersebut kemudian dikenakan syarat tambahan berupa harus adanya rekening koran Rp25 juta. 

"Pada saat wawancara ketika petugas menemukan indikasi kuat bahwa pemohon ini ada potensi akan menjadi nonprosedural, petugas wajib mendalami," ujar Agung. 

"Contohnya tidak memberkan dokumen yang valid dan sah atau meragukan. Sehingga kalau itu terjadi petugas bisa melakukan wawancara lebih jauh, termasuk data kependudukan dan data finansial dia," imbuhnya. 

Agung memastikan penilaian valid dan meragukan atau tidaknya data pemohon bersifat objektif karena petugas menggunakan metodologi yang bisa dipertanggungjawabkan. Syarat Rp25 juta sendiri dikenakan semata-mata untuk melindungi WNI yang akan pergi ke luar negeri. 

"Fakatnya sampai bulan Maret ini saja, Selasa dan Rabu kemarin ada 900 TKI non prosedural yang dipulangkan. Kalau dihutung dari Januari sampai Maret sudah ada 2000 lebih yang bermasalah. Karena data dan faktanya sudah sedemikian rupa, sehingga harus ada kebiajakan dari negara," tutur Agung. 

"Jangan melihat Rp25 juta sebagai persyaratan wajib, masyarakat yang akan membuat paspor datang saja dan berikan data yang benar. Ini semata-mata sebagai upaya keamanan dan perlindungan bagi WNI yang akan ke luar negeri," pungkasnya. [dtc]

Penulis: Dtc
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Dokumen Meragukan saat Bikin Paspor? Siap-siap Deposit Rp25 juta
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top