Sabtu, 08 Agustus 2020 |
News Room - Kesehatan

Dokter Tolak BPJS karena Riba, Begini Penjelasan RS Permata Pamulang

Kamis, 25 Mei 2017 | 17:54 WIB Dibaca: 2214 Pengunjung

Rumah Sakit Permata Pamulang, Tangerang Selatan.*

TANGSEL, [NEWSmedia] - Beberapa hari yang lalu, berhembus kabar mengenai salah satu dokter di RS Permata Pamulang yang menolak melayani pasien BPJS karena dianggap riba. Isu ini jadi bahasan hangat di media sosial.

Isu itu ramai dibahas di Facebook dan Twitter sejak Selasa (25/5) lalu. Setidaknya ada dua dokter yang menjadi bahasan karena sikapnya yang memilih untuk tidak melayani pasien BPJS. Beredar pula pernyataan sikap dari dokter-dokter tersebut yang intinya tidak mau melayani pasien BPJS karena anggapan riba per 1 Mei 2017.

Sikap netizen beragam. Ada yang mengkritisi, namun tak sedikit pula yang menghormati pilihan dokter-dokter yang menganggap ada unsur riba dalam sistem BPJS tersebut.

Salah satu dokter yang disebut menolak pasien itu adalah dr berinisial M yang bekerja di RS Permata Pamulang, di Jalan Raya Siliwangi No.1A, Pondok Benda, Pamulang, Benda Baru, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Humas RS Permata Pamulang Anton Setiadi menjelaskan, sikap dr M itu merupakan sikap pribadi. Sama sekali bukan kebijakan institusi.

"Sebenarnya kan awalnya bukan penolakan institusi, pasien datang, terus dalam hal ini adalah dokter spesialis anak yang diramaikan di internet itu ya, setelah melakukan perawatan, konsultasi, curhat biasa tentang hal-hal yang sebenarnya tidak cocok dengan sistem-sistem yang dijadikan tempat diskusi, sebenarnya gitu ya. Si pasien kemudian menyampaikan ini di media sosial dan menjadi viral," ujar Anton, Rabu (24/5/2017) malam.

Menurut Anton, beredarnya isu soal dokter M menolak BPJS karena riba itu semata-mata bermula dari obrolan ringan si dokter dengan pasien. Obrolan itu dilakukan setelah pemeriksaan.

"Cuma topik yang memang diangkat dalam hal ini adalah sensitif ya dan mulai cuma topik yang memang diangkat dalam hal ini adalah sensitif ya, dan mulai lah untuk viral," kata Anton.

Menurut Anton, dr M sempat shock karena isu yang viral di media sosial itu. Si dokter tidak menyangka pembicaraan dengan pasien bisa menjadi viral.

"Dokternya agak shock, dia bilang kok sampai sebegitunya gitu lho," ujar Anton.

Anton memastikan sikap dr M itu merupakan sikap pribadi. RS Permata Pamulang dipastikan akan tetap menerima pasien BPJS.

"Kalau dari rumah sakit pasti menerima. Kenapa juga kita pasang plang yang BPJS. Kalau memang tidak menerima ya tidak usah sekalian (dipasang)," ujar Anton. [Dtc]

Penulis: Dtc
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Dokter Tolak BPJS karena Riba, Begini Penjelasan RS Permata Pamulang
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top