Kamis, 21 Maret 2019 |
News Room

Ditutup Sementara, Galian C di Kota Serang Masih Beroperasi

Sabtu, 12 Jan 2019 | 16:44 WIB Dibaca: 309 Pengunjung

Galian C di Kawasan Yayasan Muhammad Al-Amin Abdul Gofur, Kelurahan Pancur, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. [ist]*

SERANG, [NEWSmedia] - Galian C yang terletak di Kawasan Yayasan Muhammad Al-Amin Abdul Gofur, Kelurahan Pancur, Kecamatan Taktakan, Kota Serang masih beroperasi.

Pantauan di lokasi, pada sabtu, (12/1/2019) pukul 14.00 WIB, terlihat alat berat (beko) yang kembali naik ke atas bukit untuk melakukan pengerukan tanah.

Padahal sebelumnya, alat berat tersebut sempat turun dari atas bukit lantaran diprotes warga sebab Galian C dianggap ilegal. Selain itu, beberapa orang yang diduga preman sedang berjaga-jaga di kawasan tersebut.

Meski sekedar untuk mendokumentasikan kegiatan itu, warga Pancur enggan memasuki area itu lantaran khawatir diintimidasi oleh beberapa orang yang sedang menjaga di tempat tersebut.

Pada Jumat (11/1/2019), warga Desa Pancur mendatangi kantor Kelurahan Pancur untuk mengikuti musyawarah terkait galian tersebut yang melibatkan beberapa pihak, di antaranya Polsek Taktakan Sriyanto, Babinmtibmas Sofwan, Babinsa Jamadi, Ketua Yayasan Muhammad Al-Amin Abdul Gofur Suganda, Lurah Pancur Mahdi, Edi dan Danos pihak penambang dan Dinas Lingkuhan Hidup Kota Serang, Dedi Supriyadi

"Hasil musyawarah memutuskan bahwa galian C ditutup sementara karena dianggap ilegal dan melanggar hukum, karena izin yang diberikan untuk mendirikan pesantren, bukan penambangan galian C," kata Lurah Pancur, Mahdi.

Kepala Bidang Penataan dan Penaatan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang, Dedi Supriyadi mengakui, pihak pengelola belum melengkapi surat izin terkait Galian C sehingga pihaknya meminta aktifitas Galian C dihentikan sementara untuk melengkapi adminitrasinya.

“Himbaun kami tadi itu, kalau memang tidak mau ada gejolak di masyarakat urus dulu perizinannya, dan kalau memang belum ada perizinan siapaun tidak boleh melaksanakan aktifitas, kalau memang sudah perizinan nya lengkap boleh mereka melakukan aktivitas," kata Dedi.

Ketua Yayasan Muhammad Al-Amin Abdul Gufor, Suganda mengatakan, pihaknya akan segera memenuhi kelengkapan adminitrasi jika dinilai kurang lengkap.

"Kita akan tempuh jalan itu dan sebagai ketua yayasan hal-hal yang kurang baik dan akan diperbaikan," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Ditutup Sementara, Galian C di Kota Serang Masih Beroperasi
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top