Kamis, 09 Juli 2020 |
News Adv

Dishubkominfo Banten Mendorong Guru dan Dosen Kuasai Literasi Digital

Jumat, 25 Nov 2016 | 08:00 WIB Dibaca: 1159 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

SERANG, [NEWSmedia] - Era teknologi yang terus berkembang menjadi tangan bagi para guru dan dosen untuk menyesuaikan cara mengajar kepada para murid dan mahasiswa di kelas. Oleh karena itu, para tenaga pengajar di era saat ini, perlu didorong untuk memahami teknologi dan digitalisasi untuk kebutuhan belajar mengajar.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Banten Revrie Aroes mengatakan, sebagai upaya mendorong agar tenaga pengajar memahami perkembangan teknologi, pihaknya menggelar ‘Workshop Literasi Digital untuk para guru dan dosen.

Untuk tahap pertama yang dilakukan pada awal November 2016, ada sekitar 313 guru dan dosen yang diundang mengikuti kegiatan ‘Workshop Literasi Digital’ yang digelar Bidang Komunikasi dan Informatika Dishubkominfo Pemprov Banten di Tangerang.

Para peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Banten, dan dosen dari sejumlah perguruan tinggi di Provinsi Banten.

Revri mengatakan, kegiatan ‘Workshop Literasi Digital’ untuk para guru dan dosen itu merupakan upaya peningkatan kapasitas dalam memahami teknologi dan informasi, mulai daro cara pemanfaatan sampai dengan dampak yang ditimbulkan.

“Dengan kegiatan itu, para guru dan dosen bisa lebih siap menerapkan literasi digital, yang nanitnya bisa diterapkan dan disampaikan kepada anak didik,” ujarnya.

Revri mengatakan, literasi digital bukan hanya sekedar kemampuan mencari, menggunakan dan menyebarkan informasi, melainkan mencakup juga mengenai tata cara pembuatan dan penyajian informasi, termasuk pemahaman terhadap efek atau dampaknya terhadap masyarakat.

“Dengan literasi digital yang baik, maka akan menimbulkan efek yang baik. Begitu pun sebaliknya,” ucap Revri.

Selain itu, dengan memahami literasi digital, para guru dan dosen akan lebih mudah mendapatkan bahan ajar, termasuk metode pembelajaran yang bisa menyenangkan anak didik. Dengan demikian, materi ilmu yang disampaikan dapat ditanggap dan dicerna secara baik.

“Begitu juga di bidang pelayanan yang menerapkan sistem teknologi, bisa memudahkan dan lebih cepat. Jadi, tidak lagi harus menghabiskan waktu dan energi,” pungkasnya. [adv-kominfo]

Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Dishubkominfo Banten Mendorong Guru dan Dosen Kuasai Literasi Digital

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top