Senin, 18 Desember 2017 |
News Adv

Dishubkominfo Banten Bantu BNN Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Rabu, 23 Nov 2016 | 15:08 WIB Dibaca: 398 Pengunjung

Kepala Dishubkominfo Banten Revri Aroes diwawancara wartawan.*

SERANG, [NEWSmedia] - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Banten turut menyosialisasikan tentang bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang yang marak di tengah-tengah masyarakat.

Dalam sebuah talk show bersama perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten dan ormas ‘Perank’ di salah satu radio swasta di Kota Serang, pihak Dishubkominfo ikut menyosialisasikan bahaya perdaran narkotika dan obat-obatan terlarang di masyarakat.

Kepala Dishubkominfo Provinsi Banten, Revri Aroes mengatakan, narkotika dan obat-obatan terlarang telah mengancam generasi muda. “Bahaya narkoba tidak hanya berpengaruh pada fisik, tetapi bisa mengganggu mental atau jiwa pecandu narkoba tersebut,” kata Revri Aroes.

Ia mengungkapkan, narkoba telah menjadi perhatian serius negara. Aparat hukum, dan petugas BNN pun terus melakukan upaya pemberantasan barang haram tersebut. “Sebagai bagian dari pemerintah, kita juga mempunyai tanggung jawab untuk bersama seluruh pihak dalam memerangi narkoba,” ujarnya.

Revri menjelaskan, narkoba merupakan senyawa psikotropika yang biasa digunakan dokter atau rumah sakit untuk menangani pasien yang akan menjalani operasi atau sebagai obat untuk penyakit tertentu.

Namun bahan psikotropika itu menjadi disalahgunakan. Penggunaannya menjadi di luar fungsinya dan dengan dosis yang di luar ketentuan. Atas dasar itu, penyalahgunaan narkoba dapat mempengaruhi susunan saraf serta mengakibatkan ketagihan dan ketergantungan.

“Dari ketergantungan itu lah bahaya narkoba akan mempengaruhi fisik, psikologis, bahkan berdampak terhadap lingkungan sosial,” ucap Revri. [adv-kominfo]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Dishubkominfo Banten Bantu BNN Sosialisasikan Bahaya Narkoba
Top