Selasa, 11 Mei 2021 |
News Room

Dinsos Kota Serang Diminta Kembalikan Kelebihan Bayar JPS Rp1,9 Milyar

Kamis, 14 Mei 2020 | 12:09 WIB Dibaca: 423 Pengunjung

Rapat Komisi II DPRD Kota Serang. [ist]*

SERANG, [NEWSmedia] - Komisi II DPRD Kota Serang meminta kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang untuk melakukan pengembalian atas kelebihan pembayaran pada program Jaring Pengaman Sosial (JPS) sebesar Rp 1.901.400.000 kepada kas negara.

Ketua Komisi II DPRD Kota Serang Pujiyanto mengatakan, berdasarkan rapat bersama Dinsos Kota Serang, diketahui  sudah ada audit dari APIP terkait anggaran sebesar Rp 30 miliar yang digunakan untuk program JPS Kota Serang terjadi kelebihan pembayaran. Sehingga, uang kelebihan itu harus dikembalikan ke kas daerah. 

"Sesuai LKPP nomor 3 tahun 2020 diktum nomor 5 setelah pembayaran barang harus dihitung Inspektorat atau BPKP dan ternyata ada kelebihan Rp 1,9 miliar dan dikembalikan ke kas daerah," kata Pujiyanto, Rabu (13/5/2020).

Menurutnya, setalah adanya audit itu harga item pangan yang dibagikan dalam program JPS menjadi berubah, seperti harga beras yang semula Rp13.000 menjadi Rp11.250 per kilogram. Mie instan dari harga Rp3.000 menjadi Rp2.800 dan Sarden yang sebelumnya Rp14.000 menjadi Rp10.000. Jumlah itu sudah termasuk keuntungan penyedia. 

"Kalau komisi II menghitung kurang lebib sekitar 13 persen keuntungannya, itu hitungan saya," kata Pujiyanto. 

Ia menuturkan, sejauh ini kontrak dengan pihak penyedia sudah disepakati selama tiga bulan sejak April, Mei dan Juni untuk penyediaan tiga item itu. 

Sehingga, jika kemudian JPS dalam bentuk sembako itu bermasalah di masyarakat. Maka, bisa dirubah dalam skema lain seperti bentuk tunai jika ada penganggaran untuk bulan selanjutnya setelah tiga bulan. 

"Kontraknya pangan, bukan bantuan langsung tunai. Kalau ada penganggaran ulang misalkan tiga bulan selanjutnya, kalau ada perubahan skema tidak masalah," ujarnya. 

Atas adanya temuan itu, Komisi II DPRD Kota Serang menyarankan kepada Pemkot Serang untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat dan ketika skema berubah menjadi BLT, maka harus dipertinbangkan keselematannya dan efektifitasnya. 

"Pemda harus memberikan bantuan pangan kepada yang membuthkan bukan yang mempermasalahkan," katanya. 

Senada, anggota komisi II lainnya dari fraksi Golkar Muji Rohman mengatakan, komisi II sudah melihat adanya kesesuaian dari penyaluran JPS dari Pemkot Serang. 

Hal itu setelah pihaknya melakukan pengawasan dari komisi II. Kemudian, dengan adanya kelebihan itu ia merekomendasikan untuk penambahan jumlah penerima.

"Karena ada kelebihan dan ini dikembalikan lagi, sementara ada masyarakat yang tidak terakomodir, padahal hampir 70 persen terpenuhi baik dari kota, provinsi dan pusat, jadi saya mengusulkan ada penambahan baik kualitas dan kuantitasnya di perbaiki," katanya, seraya mengungkapkan dengan anggaran sebesar Rp1,9 miliar itu, jika ditambahkan ke jumlah penerima bantuan, maka setidaknya akan ada penambahan penerima sebanyak 10 ribu orang.  [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Dinsos Kota Serang Diminta Kembalikan Kelebihan Bayar JPS Rp1,9 Milyar
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top