Rabu, 02 Desember 2020 |
News Room

Digusur Paksa, Warga Kota Tangerang Demo di Depan Kantor Wali Kota

Senin, 11 Des 2017 | 18:46 WIB Dibaca: 951 Pengunjung

Forum Aksi Mahasiswa (FAM) Tangerang dan warga Kota Tangerang saat berunjukrasa di Depan Kantor Wali Kota Tangerang, Senin (11/12/2017).*

TANGERANG, [NEWSmedia] - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aksi Mahasiswa (FAM) Tangerang bersama warga Kota Tangerang berunjukrasa di Depan Kantor Wali Kota Tangerang di Jalan Satria Sudirman No.1, Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Senin (11/12/2017).

Humas Aksi, Septian mengatakan, pihaknya mendatangi Kantor Wali Kota tersebut, lantaran tidak terima terhadap perilaku Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah yang melakukan penggusuran secara paksa terhadap 200 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

"Penggusuran dilakukan dengan dalih tanah yang sudah ditempati selama 30 tahun ini adalah milik negara, tapi ketika dilakukan investigasi dan pengakuan dari warga, lahan itu sedang dalam proses sengketa soal kepemilikannya, karena tidak ada kelengkapan suratnya, baik dari pihak BPN maupun Pemkot Tangerang," kata Septian.

Ia menilai, Arief selaku Wali Kota tidak bisa menunjukan berkas secara administratif legalitas tanah yang memikiki luas 20 hektar itu, padahal menurutnya, jika ditinjau dari aspek hukum, sangat memungkinkan warga berhak atas kepemilikan tanah tersebut.

"Hal ini mengacu kepada Keputusan Menteri atau Kepala Badan Pertanahan Nasional nomor 6 Tahun 1998 Tentang Pemberian Hak Milik Atas Tanah untuk Rumah Tinggal, untuk itu, seharusnya Pemkot Tangerang tidak boleh melakukan tindak represif dan terkesan sangat arogan dalam mengahadapi warga yang jelas-jelas belum ada putusan dari pengadilan mengenai status tanah itu," terangnya.

Ia juga menegaskan, kekejaman Pemkot Tangerang sudah jauh diambang batas kewajaran, sebab menurutnya, sejak digusur pada tanggal 6 Desember 2017 sampai 8 Desember 2017, belum ada sedikitpun bantuan atau upaya dari Pemerintah Kota Tangerang untuk memberikan solusi yang nyata.

"Warga dibiarkan tidur diatas puing-puing bekas reruntuhan rumah mereka, tidak ada atap untuk melindungi mereka dari terik matahari maupun derasnya hujan bahkan sampai ada yang membuat tenda-tenda tidak layak diatas makam," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Digusur Paksa, Warga Kota Tangerang Demo di Depan Kantor Wali Kota

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top