Rabu, 30 September 2020 |
News Room

Diduga Tak Patuhi Protokol Kesehatan Proyek Pembangunan Gedung Samsat Baru di Malingping

Rabu, 12 Agt 2020 | 19:19 WIB Dibaca: 381 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

LEBAK, [NEWSmedia] – Proyek pembangunan Gedung Baru untuk perkantoran Samsat Malingping yang berlokasi di Kampung Jalan Baru, Desa Malingping Selatan, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Diduga kuat tidak patuhi intruksi protokoler kesehatan Corona Virus Deseas-2019 (Covid-19).

Pantauan wartawan dilapangan pada Selasa (10/08/2020) saat masuk ke kawasan proyek tersebut tidak melihat satu jenis pun alat pencegahan penularan Virus Corona atau Covid-19 yang di intruksikan oleh protokol kesehatan selama pandemi ini, seperti halnya menyediakan tempat pencucian tangan dengan sabun, penggunaan masker untuk para karyawan atau hand sanitizer untuk para tamu yang berkunjung ke lokasi proyek.

Sudarmanto salah satu Aktivis Lebak selatan memengatak, " Ia sangat menyayangkan, dengan proyek pemerintah yang tak patuhi protokol kesehatan Covid-19, tersebut. “Sayang banget ya proyek pemerintah sendiri para pelaksananya tidak mau mematuhi intruksi protokol kesehatan Covid-19, padahal saat ini pemerintah sedang menggalakan agar warga patuhi protokol kesehatan Covid-19, yang diikuti dengan  Peraturan Bupati (Perbup) di tiap daerah seperti halnya di kabupaten Lebak,” Ujarnya.

Saat ini pemerintah kabupaten Lebak sendiri sedang gencar – gencarnya mensosialisasi Perbup nomor 28 tahun 2020 tentang pedoman adaptasi kebiasan baru pada kondisi pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Dalam Perbub tersebut Sudarmanto menjelaskan, diatur mengenai pedoman hidup dengan kebiasaan baru masyarakat di tengah masa Pandemi Covid-19 melalui era kenormalan baru atau new normal yang mengharuskan masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitasnya baik ditempat kerja, fasilitas umum, dan pada moda transportasi umum.” Tapi  sangat disayangkan di kawasan proyek pemerintah sendiri tak patuhi intruksi protokoler kesehatan Covid-19 itu.” Katanya.

“ Dedi salah satu pengurus proyek saat ditemui wartawan di lokasi kegiatan, membenarkan dengan tidak adanya alat perlengkapan pencegahan virus Covid-19, yang di intruksikan protokoler kesehatan tersebut. Ia berdalih bahwa saat ini alasannya sudah menghadapi New Normal.

“Iya disini tidak ada, alat pencuci tangan yang di semprotkan itu juga tidak ada, semua peralatan itu sudah dibawa ke kantor Samsat Malingping yang lama karena saat ini sudah menghadapi New Normal.” Katanya.

Dedi juga mengaku “Untuk jumlah karyawan yang bekerja disini semuanya ada 40 orang dan kebanyakan karyawan lokal.” Akunya.

Diketahui pembangunan gedung baru Samsat Malingping ini dikerjakan oleh PT.HABERKA MITRA PERSADA selaku kontraktor Pelaksana, Dengan Nilai Anggaran Sebesar Rp. 19.818.889.000,00,- Menggunakan Sumber Dana Anggaran Dari APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2020 yang dilaksanaan selama 270 Hari Kalender dan PT. SAEBA KONSULINDO selaku Konsultan Pengawas.   [siberindonetwork]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Diduga Tak Patuhi Protokol Kesehatan Proyek Pembangunan Gedung Samsat Baru di Malingping
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top