Minggu, 25 Februari 2018 |
News Room - Peristiwa

Mahasiswa Untirta Demo Rektorat, Ini Tuntutannya

Rabu, 05 Okt 2016 | 15:30 WIB Dibaca: 2391 Pengunjung

Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Untirta menggelar unjuk rasa di kampus Untirta Serang, Rabu (5/10/2016).*

SERANG, [NEWSmedia] - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), melakukan aksi demo di depan gedung Rektorat Untirta pada Selasa (05/10/2016).

Aksi mahasiswa ini menuntut pihak Rektorat agar tidak melakukan praktik kapitalisasi pendidikan di kampus Untirta. 

Koordinator aksi, Jeri Mira Bangkit mengatakan, aksi penolakan adanya komersialisasi pendidikan di Untirta ini sudah melalui tahap kajian yang sangat panjang, serta sudah melakukan audiensi sebelumnya dengan pihak Rektorat kampus Untirta, namun hingga saat ini tidak ada solusi dari pihak rektorat.

“Kami sudah melakukan audiensi sebelumnya dengan pihak Rektorat, namun tidak ada titik temu,” kata Jeri.

Berikut tujuh poin tuntutan mahasiswa terhadap Rektorat Untirta :

1. Menolak MKDU karena itu membebani mahasiswa baru, karena dengan mengikuti MKDU harus menempuh jarak yang jauh yaitu ke kampus Untirta Cilegon.

2. Menolak fasilitas berbayar, karena sudah memakai sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT). Seperti tercantum dalam Undang-undang Perguruan Tinggi (UUPT) nomor 12 tahun 2012 dan PERMENRISTEKDIKTI nomor 39, dijelaskan bahwa tidak ada pungutan lain, semua sudah digenapkan kedalam UKT.

3. Menolak jalur masuk siluman (UMM), bahwa dalam PERMENRISTEKDIKTI nomor 39 syarat masuk perguruan tinggi negeri hanya ada tiga jalur, pertama SNMPTN, SBMPT, dan UMBTN. Tetapi Untirta tahun ini melaksanakan jalur UMM yang diluar ketentuan PERMENRISTEKDIKTI nomor 39 itu artinya sudah melakukan kesalahan besar.

4. Menolak Lingkar Studi Pekanan (LSP) yang dianggap sebagai pungutan liar dengan menuntut mahasiswa membeli buku dan fasilitas lainya untuk mengikuti mata kuliah tersebut.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa Untirta, Ayu Eka Lestari, meminta kepada Rektor Untirta untuk turun menemui mahasiswa dan memenuhi tuntutan yang dilayangkan kepada pihak rektorat.

“Dengan tegas saya minta pihak rektorat turun menemui kita semua, dan memenuhi tuntutan kita sekaligus Memorandum of Understanding yang sudah kita buat,” tegas Ayu.

Hingga berita ini diturunkan, aksi mahasiswa masih berlanjut, karena pihak rektorat belum melakukan mediasi dengan mahasiswa. Dalam demo tersebut, mahasiswa membakar ban bekas sebagai simbol perlawanan terhadap komersialisasi kampus. [Syahrifal/03]

Penulis: Syahrifal
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Mahasiswa Untirta Demo Rektorat, Ini Tuntutannya
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top