Kamis, 20 September 2018 |
News Room - Politik - Banten Memilih

Diduga Kampanye di Tempat Ibadah, Rano Karno Dilaporkan ke Bawaslu

Senin, 07 Nov 2016 | 19:14 WIB Dibaca: 1537 Pengunjung

Tim Advokasi WH-Andika menunjukan salinan foto kegiatan Rano Karno yang dilaporkan ke Bawaslu Banten, Senin (7/11/2016).*

SERANG, [NEWSmedia] - Calon Gubernur Banten nomor urut satu Rano Karno kembali dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Senin (7/11/2016). Kali ini calon petahana itu dilaporkan karena diduga melakukan kampanye di tempat ibadah.

Laporan terhadap dugaan pelanggaran Pilkada yang dilakukan calon petahana Gubernur Banten Rano Karno kembali disampaikan oleh Tim Advokasi WH-Andika. Pelapor membawa salinan foto Rano Karno yang sedang melakukan aktivitas bertemu dengan warga di sebuah musala.

Dijelaskan bahwa foto tersebut diambil saat Rano Karno berkunjung ke Pondok Pesantren Bustanul Wildan di Kecamatan Warung Gunung, Kabupaten Lebak pada Kamis, 3 November 2016

“Kami duga ini pelanggaran, karena dalam PKPU Nomor 12 tahun 2016 pasal 66 huruf J, disebutkan bahwa dalam pelaksanaan kampanye, dilarang menggunakan tempat ibdah dan tempat pendidikan untuk berkampanye,” kata Tim Advokasi WH-Andika Ferry Renaldy bersama Nandang Wirakusumah di kantor Bawaslu.

Selain melaporkan calon gubernur petahana, Rano Karno, pihaknya juga melaporkan dugaan penggunaan kegiatan pemerintah untuk berkampanye yang dilakukan oleh calon wakil gubernur, Embay Mulya Syarief.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Telkomsel yang bekerjasama dengan Pemprov Banten dan pengurus KNPI Banten versi Ali Hanafiah di Alun-alun Kota Serang, pada Minggu 6 November 2016.

“Di kegiatan itu ada logo Pemrov Banten, patut diduga kegiatan tersebut melanggar PKPU Nomor 12 tahun 2016 pasal 66 huruf H, yang menyebutkan bahwa dalam kampanye dilarang menggunakan faailitas dan anggaran pemerintah dan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Pramono U Tanthowi mengatakan, pihaknya akan mengkaji laporan-laporan tersebut berdasarkan bukti-bukti yang dilampirkan.

“Dari keterangan saksi-saksi dan dari barang bukti, nanti kita pastikan apakah itu pelanggaran atau bukan,” ujarnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Diduga Kampanye di Tempat Ibadah, Rano Karno Dilaporkan ke Bawaslu
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top