Senin, 30 Maret 2020 |
News Room - Peristiwa

Diduga Dianiaya, Seorang TKI Asal Serang Meninggal di Suriah

Kamis, 03 Agt 2017 | 16:33 WIB Dibaca: 1379 Pengunjung

Holyadi dan anak perempuannya saat memberikan keterangan pada awak media di kediamannya, Kamis (3/8/2017)

SERANG, [NEWSmedia] - Diduga akibat sering dianiaya oleh majikannya di Suriah, Timong (28) binti Samlawi, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kampung Puyuh Koneng, Desa Kencana Harapan, Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang, meninggal dunia. 

Menurut keterangan Holyadi (35) suami Timong, menyebutkan bahwa kabar yang ia terima bahwa mendiang istrinya tersebut kerap dianiaya oleh majikannya. Selain itu, selama satu tahun bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Suriah, korban tidak pernah mendapatkan gaji.

"Sebelumnya memang sempat telepon bulan Juni lalu, katanya dia sering dianiaya majikan perempuannya, bahkan tidak diberi gaji," ujar Holili kepada awak media di rumahnya, Kamis (03/08/2018).

Holyadi yang kesehariannya berpofesi sebagai buruh serabutan ini mengatakan, Kepastian informasi itu didapat dari rekan korban di Suriah setelah mendapatkan infomasi dari pihak KBRI yang juga menyampaikan langsung berita duka tersebut kepada pihak keluarga pada Senin (31/07/2017) malam melalui sambungan telepon.

"Saya harap jenazah istri saya cepat dipulangkan ke Indonesia dan juga saya berharap pemerintah daerah bisa membantu untuk proses pemulangan jenazah istri saya dengan cepat," kata Holyadi berharap.

Timong telah bekerja di Suriah selama satu tahun tiga bulan, korban berangkat melalui sponsor yang berada di Kampung Babadan, Kecamatan Pontang, yang kemudian disalurkan ke PT Konsul Jakarta. Saat itu korban dijanjikan akan bekerja di Mesir, namun pihak penyalur tenaga kerja malah mempekerjakan korban di Suriah.

"Saya sangat menyayangkan pihak sponsor yang menyelewengkan tujuan keberangkatan TKI, tadinya dia mau kerja di Mesir tapi malah diberangkatkan ke Suriah," ucapnya.

Untuk saat ini, Pihak keluarga belum terpikir untuk menempuh jalur hukum, dan keluarga hanya berharap agar jenazah korban dapat segera dipulangkan, untuk disemayamkan di kampung halamannya. 

Korban meninggalkan dua orang anak perempuan yang masih kecil yaitu Ika Nur Azizah (4) dan‎ Sri Puspita (8)‎. [Firman]

Penulis: Firman
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Diduga Dianiaya, Seorang TKI Asal Serang Meninggal di Suriah
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top