Minggu, 31 Mei 2020 |
News Room

Dibantu Google-Microsoft, Kemendikbud Siapkan e-Learning Selama Pandemi Corona

Senin, 16 Mar 2020 | 20:07 WIB Dibaca: 258 Pengunjung

Ndiem Makarim.*

[NEWSmedia] - Pandemi Corona COVID-19 di Indonesia membuat banyak sekolah melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara online. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatakan telah melakukan kerja sama dalam penyelenggaraan pembelajaran secara online dengan berbagai pihak.

"Kemendikbud siap dengan semua skenario termasuk penerapan bekerja bersama-sama untuk mendorong pembelajaran secara daring (dalam jaringan) untuk para siswa," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Minggu (15/3/2020).

Kemendikbud telah melalukan kerja sama dengan pihak swasta seperti Google Indonesia, Kelas Pintar, Microsoft, Quipper, Ruangguru, Sekolahmu, dan Zenius. Nadiem pun mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak swasta dalam mendukung KBM secara online.

"Kami menghargai mitra-mitra di sektor swasta yang secara sukarela mendukung sistem pendidikan nasional dan memastikan para siswa dapat terus belajar berdasarkan target yang telah ditetapkan oleh guru dan sekolah sesuai kebutuhan dan implementasi pembelajaran dengan bimbingan orang tua dan guru dari jarak jauh," kata Nadiem.

Sementara itu, Public Policy & Government Relations Manager Google Indonesia Danny Ardianto mengatakan selama masa pandemi Corona, Google siap membantu siswa dan guru di Indonesia agar dapat melanjutkan pembelajaran jarak jauh. Menurutnya, melalui G Suite for Education, sekolah dapat menggunakan fitur-fitur seperti konferensi video agar dapat melanjutkan pembelajaran dari rumah.

"Melalui G Suite for Education, para siswa dapat terus belajar meski ketika akses internet lambat atau tidak tersedia dan di manapun mereka berada," kata Danny.

Kemudian, Education Lead PT. Microsoft Indonesia Benny Kusuma mengatakan akan menyediakan akses Office 365 untuk pendidikan Indonesia. Melalui fitur tersebut proses belajar mengajar antara guru dan siswa dapat tetap berlangsung melalui konferensi video.

"Guru dapat mengirimkan materi ajar berbasis teks, suara maupun video melalui teams class kepada para muridnya. Demikian pula para murid bisa berdiskusi dengan guru dan murid yang lain di dalam teams class tersebut," jelas Benny.

Selain itu, Chief Executive Officer (CEO) dan Pendiri Ruangguru Belva Devara juga mendukung langkah pemerintah dalam melakukan kegiatan KBM secara online untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 di Indonesia. Dia mengatakan para guru dan siswa siswa dapat mengikuti pembelajaran dan pelatihan online di Ruangguru.

"Para guru di Indonesia juga dapat mengikuti Pelatihan Guru Online gratis selama satu bulan kedepan. Terdapat 250 video dan modul pelatihan guru yang mencakup materi-materi kompetensi dasar di bidang pedagogik dan profesional," ucap Belva.

Seperti diketahui sejumlah pemerintah daerah meliburkan sekolah karena merebaknya virus corona. Salah satunya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meliburkan sekolah selama dua minggu ke depan. Anies mengatakan proses belajar-mengajar siswa dilakukan jarak jauh.

"Menutup semua sekolah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan akan melakukan proses belajar-mengajar melalui metode jarak jauh," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Sabtu (14/3). [dtv]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Dibantu Google-Microsoft, Kemendikbud Siapkan e-Learning Selama Pandemi Corona
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top