Jumat, 26 April 2019 |
News Room - Kesehatan

Di Banten, Anak Warga Miskin Penderita Gizi Buruk Ditolak Rumah Sakit

Rabu, 20 Mar 2019 | 21:36 WIB Dibaca: 1508 Pengunjung

Riani (9) terbaring di rumahnya di Perumahan Puri Anggrek, Blok D 24, RT 12 RW 24, Kelurahan Teritih, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.*

SERANG, [NEWSmedia] - Riani (9), anak warga di Kota Serang, Provinsi Banten ditolak pihak Rumah Sakit dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang untuk mendapatkan pelayanan medis. Pihak rumah sakit menolak karena pasien tersebut bukan peserta BPJS Kesehatan, melainkan hanya membawa surat keterangan tidak mampu (SKTM).

Orang tua Riani, Derman mengatakan pihak RSDP Serang meminta dirinya untuk menggunakan BPJS Kesehatan. Sementara ia hanya membawa surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang didapat dari kelurahan.

"(Ditolak) karena mengunakan surat keterangan tidak mampu. Kita disuruh pulang untuk ngurus BPJS dulu. Saat ini lagi diurus oleh Pak RT,” kata Derman, saat ditemui di kediamannya di Perumahan Puri Anggrek, Blok D 24, RT 12 RW 24, Kelurahan Teritih, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten, Rabu (20/3/2019).

Ia mengatakan, sebelum dibawa ke RSDP Serang anaknya sempat dirawat di RSUD Banten selama empat hari, sejak 12 Maret 2019. “Masuk (berobat) umum bayar Rp700 ribu empat hari. Obatnya beda lagi, bayar lagi,” ucapnya.

Menurut Derman, putrinya itu menderita penyakit TBC dan gizi buruk. Selain itu, hasil diagnosis lanjutan, dikatakan ada penyakit katarak, demam, diare dan batuk dan pilek.

“Katanya (hasil diagnosa awal di RSUD Banten) awal akibat gizi buruk. Nanti setelah BJPS jadi kita (berobat) ke Rumah sakit Drajat (RSDP),” kata Darmin.

Darmin yang mengaku bekerja sebagai petugas keamanan di Jakarta itu pun berharap anaknya bisa ditangani dokter secepatnya. Ia juga berharap ada uluran tangan dari dermawan untuk membantu pengobatan anaknya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Sri Nurhayati yang diberitahu kabar adanya warga miskin yang ditolak di RSDP Serang mengaku akan mengkoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kota Serang. Sebab, pasien tersebut berdomilisi di wilayah Kota Serang, sedangkan RSDP Serang, meskipun berada di Kota Serang adalah rumah sakit yang merupakan BLUD Pemerintah Kabupaten Serang.

“Oh wilayah kota ya Pak, nanti saya koordinasikan dengan Pak Kadinkes Kota (Serang) ya Pak, Kalau wilayah Kabupaten Serang saya sudah punya rencana solusinya, hanya saying (RSDP Serang) nggak bisa untuk (warga) di luar kabupaten,” kata Sri melalui aplikasi pesan instan. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Rapih Herdiansyah
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Di Banten, Anak Warga Miskin Penderita Gizi Buruk Ditolak Rumah Sakit
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top