Selasa, 20 Oktober 2020 |
News Room - Peristiwa - Hukum

Densus 88 Kembali Tangkap Terduga Teroris Jaringan JAD di Pandeglang 

Rabu, 21 Jun 2017 | 13:21 WIB Dibaca: 897 Pengunjung

Densus 88 (Ilustrasi).*

PANDEGLANG, [NEWSmedia] – Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror kembali mengamankan terduga teroris di Banten. Terduga teroris tersebut diamankan di di Jalan Raya Pandeglang Labuan di dekat sub terminal Mengger sekitar pukul 20.45 WIB.

Informasi penangkapan tersebut dibenarkan oleh Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Sayangnya Listyo enggan membeberkan lebih lanjut karena masih dalam proses pengembangan.

“Benar sudah diamankan di wilayah Pandeglang satu orang diduga kelompok teroris. Saat ini sedang dikembangkan Densus 88,” ujar Listyo, Rabu (21/6/2017).

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Pandeglang AKBP Ary Satriyan mengatakan, saat penangkapan oleh Densus, pelaku sedang mengendarai sepeda motor. Penangkapan berjalan cepat dan terduga teroris langsung dibawa ke Mabes Polri. 

"Pelaku (terduga teroris) naik motor 1 orang. Pelaku langsung dibawa ke Jakarta," kata Ary saat dihubungi. 

Ary menjelaskan bahwa ia masih belum dapat memberikan informasi terkait siapa terduga teroris yang ditangkap di Pandeglang. Apalagi, pelaku langsung dibawa ke Jakarta. 

Sementara, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto menyebutkan bahwa terduga teroris ini berkaitan dengan jaringan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). 

"Ya itu kan semua terkait dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah," ujar Setyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran, Jakarta Selatan.

Menurut Setyo, terduga teroris tidak berkomunikasi dengan rekan-rekannya di daerah. Namun para terduga teroris aktif berkomunikasi dan meminta arahan kepada Bahrun Naim.

"Memang mereka di berbagai daerah itu mungkin mereka tidak berkomunikasi. Tetapi mereka bersama-sama meminta arahan dan meminta tunjuk kepada Bahrun Naim langsung," ujarnya.

Media sosial disebut Setyo menjadi salah satu media bagi para terduga teroris ini berkomunikasi. Selain itu media sosial juga menjadi tempat mereka 'berguru' untuk membuat bom.

"Mereka kan komunikasinya menggunakan media sosial. Bagaimana membuat bom, tutorial dari medsos," tuturnya.

Untuk diketahui, sebelumnya pada Rabu (7/6) lalu, Densus 88 juga menangkap lima orang terduga teroris‎ di wilayah Banten. Terduga teroris tersebut diamankan di Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Kota Serang. [Red]

Penulis: Red
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Densus 88 Kembali Tangkap Terduga Teroris Jaringan JAD di Pandeglang 
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top