Kamis, 09 Juli 2020 |
News Room - Info Mudik 2017

Demi Ketemu Ibu, Tiga Bocah Naik Sepeda Dari Palembang ke Tangerang

Jumat, 30 Jun 2017 | 13:52 WIB Dibaca: 2362 Pengunjung

Okta, Rijal dan Aslam saat tiba di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Kamis (29/6/2017) malam.*

MERAK, [NEWSmedia] - Sungguh luar biasa mengesankan, aksi yang dilakukan Okta, Rijal dan Aslam. Tiga bersaudara itu rela mengayuh sepeda dari Sumatera Selatan menuju Tangerang hanya untuk bertemu dengan Sang Ibu.

Ketiga bocah tersebut mengaku berangkat dari rumah ayahnya di Palembang (tepatnya di Kecamatan Indaralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan), sejak malam takbiran atau H-1 Lebaran Idul Fitri, Sabtu (24/6/2017).

Mereka menyeberang menumpangi kapal feri KM Jatra II dari Pelabuhan Bakauheni Lampung menuju Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten pada Kamis (29/6/2017) petang.

“Kangen ibu, pengen lebaran dengan ibu, sudah lama nggak ketemu soalnya, hampir satu tahun,” kata Okta bersama kedua adiknya, ditemui saat tiba di Pelabuhan Merak, tadi malam.

Okta, sang kakak yang berusia 15 tahun mengayuh sepeda sendiri, sedangkan Rijal memboncengkan Aslam, adiknya yang berusia 10 tahun.

Di momen Lebaran Idul Fitri ini, mereka ingin bertemu dan kumpul bersama ibu kandungnya yang berada di Ciledug, Kota Tangerang.

Untuk sampai di tempat ibunya itu, ketiga bocah ini masih harus mengayuh sepeda sejauh 120 kilometer dari Pelabuhan Merak, Kota Cilegon. Jika dihitung dengan kecepatan 20 kilometer per jam dan tanpa istirahat, mereka bisa sampai di Kota Tangerang paling cepat Jumat (30/6/2017) pagi.

Terlihat ketiga anak itu penuh dengan semangat meski harus menempuh perjalanan dengan jarak ratusan kilometer itu, demi melepas rindu untuk bertemu sang Ibu.

Okta, anak pertama dari tiga bersaudara ini mengatakan, mereka sudah satu tahun pisah dengan ibunya. Ia dan dua saudaranya dibawa sang ayah yang menikah lagi dengan ibu barunya yang berasal dari Palembang.

Selama perjalanan darat dari Palembang menuju Pelabuhan Bakauheni, mereka juga sempat beberapa mendapatkan tumpangan dari para sopir truk dan mobil pick up yang disetop di jalan.

Ketiganya juga seringkali mendapat perhatian dari sejumlah orang yang melintas dan melihatnya. Beberapa orang bahkan terketuk hatinya dan memberikan bantuan berupa uang dan makanan.

Selama perjalanan, ketiganya kerap tidur di kios-kios pinggir jalan untuk beristirahat, dan saat lapar datang, mereka membeli nasi bungkus dan kecap manis.

Mereka harus mengatur pengeluaran di jalan untuk bisa sampai ke rumah ibunya di Tangerang, karena hanya dibekali uang oleh Neneknya di Palembang. [firman]

Penulis: Firman Arief
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Demi Ketemu Ibu, Tiga Bocah Naik Sepeda Dari Palembang ke Tangerang
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top