Sabtu, 08 Mei 2021 |
News Room - Peristiwa

Dalam Sepekan Anggota dan Markas Kepolisian 5 Kali Diteror

Kamis, 29 Jun 2017 | 15:09 WIB Dibaca: 993 Pengunjung

ilustrasi.*

SERANG, [NEWSmedia] - Markas kepolisian dan anggota Polri yang bertugas saat ini dalam status darurat teror, mengingat dalam sepekan terakhir banyak diserang dan diteror oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Dari serangkaian peri‎stiwa itu, ada yang mengakibatkan anggota Polri meninggal dunia, yakni Ipda (Anumerta) Martua Sigalingging, anggota Polda Sumatera Utara (Sumut). Penyerangan itu juga mengakibatkan beberapa anggota Polri terluka serta rusaknya kantor kepolisian.

Tercatat, sejak Minggu (25/6/2017) hingga Rabu (28/6/2017), terjadi lima kali penyerangan dan teror yang dialamatkan ke Polri. Berikut ini datanya:

1. Minggu (25/6/2017) bertepatan dengan Idul Fitri 1438 H, komplotan terduga teroris jaringan ISIS menyerang pos piket penjagaan Pintu 3 (pintu keluar) Polda Sumut di Kota Medan.
Dua pelaku masuk ke Polda Sumut melompati tempok dan menyerang anggota jaga, Aiptu Martua Sigalingging Martua, yang tengah istirahat di dalam pos. Ia mengalami luka tikam dan lehernya digorok.

Dua pelaku berhasil dilumpuhkan, yaitu Syawaluddin Pakpahan (43), yang terkena tembak di kaki. Sedangkan seorang pelaku lainnya, Ardial Ramadhana alias Hardi (34), tewas ditembak usai menyerang Aiptu Martua Sigalingging di pos penjagaan.

Penyidik Polda Sumut lalu melakukan penyidikan dan menangkap dua pelaku lain, yakni Hendry Pratama alias Boboy (17) dan Firman Putra Yudi (32).

Atas perbuatannya, tiga pelaku yang masih hidup, yakni Syawaluddin, Boboy, dan Firmansyah Putra Yudi, dijerat pasal 6,7 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No 1 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme atau Pasal 340 KUHP Pidana.

2. Senin (26/6/2017), Lembaran kertas yang berisi ancaman mengatasnamakan pengikut ISIS beredar. Lembaran tersebut ditemukan di mobil patwal polisi yang terparkir di alun-alun Kota Serang, Banten.

Pelaku teror dalam melakukan aksinya terekam CCTV, dan kini tengah diburu petugas. Ancaman teror di lembaran itu ditulis menggunakan tulisan tangan.

Ada tulisan berbahasa Arab dan Indonesia. Dalam lembaran itu, penulis menyampaikan ia berbaiat pada pimpinan kelompok ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi.

Di kertas itu juga tertulis : Jadilah Negara Islam, Kami bukan anti NKRI tapi kami jijik dengan berhala yang disebut demokrasi. Siapkan dirimu polisi thogut kami akan datangi Marawi, Filipina selanjutnya adalah Indonesia.

3. Selasa (27/6/2017) ‎pukul 07.50 WITA, ditemukan panah dan busur di halaman Polsek Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), tepatnya di samping penjagaan Polsek.

Sebelumnya pukul 03.30 WITA, orang tidak dikenal membawa panah masuk dengan cara melompati pagar tembok samping Polsek.‎ Kejadian serupa sudah terjadi selama empat kali berturut-turut‎.

4. Selasa (27/6/2017)‎, seorang pria diamankan oleh Satuan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, karena gerak-geriknya mencurigakan ‎saat berada di depan Mapolda Jawa Tengah (Jateng).

Ciri-ciri pria tersebut berambut pendek, berjenggot, dan menggunakan kaus merah lengan pendek. Pria ini juga membawa tas berwarna hitam dengan posisi tas di depan dada.

Orang tersebut berjalan menuju ke belakang pos induk penjagaan. Kemudian orang itu menengak-nengok dan hendak memanjat pagar Mapolda Jateng.

Setelah diamankan pria tersebut‎ digeledah dan tidak ditemukan identitas pada dirinya. Lalu dilakukan pengecekan ke Inafis, setelah diidentifikasi, diketahui namanya MR (32), warga Blitar.

Karena membawa senjata tajam, MR dikenakan UU Darurat No 12 Tahun 1951. MR mengaku melompat pagar untuk mencari makan.

5. Rabu (28/6/2017) pukul 00.10 WITA, terjadi penyerangan terhadap anggota Polri di Pos Penjagaan Polres Dompu. ‎Pelaku penyerangan, Ahmad Soalihin (34), warga Dusun Saka, Desa Manggeasi, Dompu, NTB, berhasil dibekuk dan diamankan di Polres Dompu.

Modus penyerangan yang dilakukan pelaku adalah menabrak anggota piket Polres Dompu menggunakan mobil, dan meletuskan airsoft gun ke anggota piket. [Red/wtn]

Penulis: Red/wtn
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Dalam Sepekan Anggota dan Markas Kepolisian 5 Kali Diteror
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top