Minggu, 24 Maret 2019 |
News Room - Peristiwa

Longsor Kembali Landa Kabupaten Lebak, 4 Rumah Rusak

Kamis, 26 Jan 2017 | 13:39 WIB Dibaca: 725 Pengunjung

Foto Ilustrasi

LEBAK, [NEWSmedia] - Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Provinsi Banten menyebabkan bencana longsor kembali melanda Kabupaten Lebak. Pada Rabu (25/1/2017), empat rumah di Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, rusak diterjang longsor.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, bencana longsor tersebut terjadi setelah hujan mengguyur daerah tersebut pada Rabu sore pukul 17.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, karena warga telah meninggalkan lokasi sebelum longsor terjadi.

Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi mengatakan, empat rumah yang diterjang longsor, tiga di antaranya mengalami rusak berat, dan satu rusak ringan. "Semua korban longsoran tanah itu warga Desa Margaluyu, Kecamatan Sajira," kata Kaprawi, Kamis (26/1/2017).

Menurut Kaprawi, BPBD Lebak saat ini sedang mendata warga yang tinggal di daerah perbukitan, pegunungan dan daerah aliran sungai yang menjadi daerah rawan longsor. Ia mengungkapkan jumlah desa di Kabupaten Lebak yang masuk kategori rawan longsor tercatat 42 desa.

Lokasi tersebut, kata Kaprawi, berada di Kecamatan Wanasalam, Banjarsari, Rangkasbitung, Warunggunung, Cileles, Cibadak, Leuwidamar, Bayah, Cikulur, Cimarga, Kalanganyar, Sobang, Cibeber, Cilograng, dan Sajira.

Kaprawi meminta warga yang tinggal di daerah itu agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika curah hujan di daerah itu relatif tinggi seperti yang terjadi selama sepekan terakhir.

Pemkab Lebak sudah beberapa kali mengusulkan warga yang tinggal di daerah longsor agar bisa direlokasi ke tempat yang lebih aman. Namun, warga setempat keberatan karena mereka sudah lama tinggal di sana. "Kami mengimbau warga meninggalkan permukiman jika hujan terus-menerus untuk menghindari korban jiwa," katanya.

Menurut Kaprawi, jumlah masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsoran tanah itu mencapai ribuan kepala keluarga. Mereka tinggal secara turun-temurun di daerah perbukitan, pegunungan, dan bantaran aliran sungai.

Ia menyebutkan bahwa saat ini hujan dengan intensitas ringan dan sedang terjadi siang, sore, malam, dan dini hari berlangsung selama 2 sampai dengan 3,5 jam. Saat ini BPBD telah menyalurkan bantuan kepada warga korban longsor berupa bahan pokok, tempat tidur, selimut dan peralatan rumah tangga.

"Kami sampai saat ini masih memberlakukan siaga bencana alam sehubungan curah hujan cenderung meningkat," katanya. [ant]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Longsor Kembali Landa Kabupaten Lebak, 4 Rumah Rusak
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top