Rabu, 23 Juni 2021 |
News Room - Banten Memilih

Cawagub Andika Jelaskan Penanganan Bencana di Lokasi Longsor Lebak

Kamis, 15 Des 2016 | 08:11 WIB Dibaca: 1095 Pengunjung

Calon Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mendatangi lokasi longsor di Desa Sukamekarsari, Kalang Anyar, Kabupaten Lebak, Rabu (14/12/2016).*

LEBAK, [NEWSmedia] – Di sela kunjungan kampanye tatap muka Rabu (14/12/2016), Calon Wakil Gubernur Banten nomor urut 1, Andika Hazrumy menyempatkan untuk menengok warga yang tertimpa musibah longsor di Desa Sukamekarsari, Kalang Anyar, Kabupaten Lebak.

Selain berbincang mengenai kronologi musibah longsor bersama dengan korban dan Ketua RT setempat, putra mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ini juga sempat melihat langsung lokasi longsor yang berada di pinggir sungai Cisimeut.

“Saya secara pribadi ikut prihatin atas musibah longsor ini. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” kata Andika saat bertemu korban yang terkena bencana.

Ia mengatakan, saat musim hujan, masyarakat di sepanjang aliran sungai untuk tetap waspada potensi bencana. Termasuk masyarakat yang bermukim di wilayah perbukitan. Menurut Andika, penanganan masalah kebencanaan, masuk ke dalam visi dan misi WH-Andika.

“Program untuk pra dan pasca penanganan bencana ada pada visi dan misi kami. Intinya, kami akan menginventarisasi titik-titik daerah yang rawan longsor. Baik yang berada di aliran sungai maupun perbukitan. Inventarisasi itu juga untuk titik rawan banjir,” ujarnya.

Andika menjelaskan, penanganan daerah rawan longsor yang berada di aliran sungai, yakni dengan memasang atau membangun tembok penahan tanah (TPT). Baik berupa memasang bronjong di titik rawan, membangun turapisasi dan sodetan.

“Dari daerah rawan tersebut, yang  terpenting adalah penanganan pra maupun pascabencana, agar nantinya tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Sementara itu, Romli, Ketua RT setempat, mengatakan, sedikitnya 10 rumah warga yang tertimpa longsor.  Dari 10 rumah warga tersebut, dua di antaranya rusak parah, tiga rusak sedang dan lima rumah lainnya rusak ringan.

“Dua rumah yang rusak parah, itu kondisi rumahnya sudah bener-benar hilang karena selain rumahnya tertimbun tanah longsoran juga terbawa arus sungai. Jika hujan masih terus tinggi, rumah yang terancam longsor cukup banyak,” kata Romli.

Sejauh ini, kata Romli, bantuan berupa logistik untuk warga korban sudah disalurkan oleh pemerintah setempat. “Kejadiannya dua hari lalu. Tepat jam segini (pukul 12.45 WiB). Saat ini baru bantuan logistik doang, berupa mi instan, beras, selimut dan logistik yang lain,” ungkapnya.

Oman (52) warga korban longsor mengatakan,msim hujan dalam beberapa hari ini membuat tanah di sekitar rumahnya gembur dan longsor. "Tapi untuk bantuan kerugian rumah yang tertimbun longsor belum ada. Sekarang dan rumah kami hilang. Padahal dulunya jarak rumah dengan sungai cukup jauh, tapi karena tiap tahun longsor, rumah kami jadi dekat ke pinggir sungai,” kata Oman. [dik]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Cawagub Andika Jelaskan Penanganan Bencana di Lokasi Longsor Lebak
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top