Minggu, 25 Juli 2021 |
Kesehatan

Catat! Do's and Dont's Pemakaian Masker Rangkap Menurut Satgas COVID-19

Jumat, 19 Feb 2021 | 10:59 WIB Dibaca: 3781 Pengunjung

foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Pada 13 Februari 2021 lalu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat merekomendasikan penggunaan masker ganda atau dobel, dengan merangkap masker medis dengan masker berbahan kain. Hal ini disebut bisa memberikan perlindungan yang signifikan dari virus Corona COVID-19.

Para peneliti mengatakan, dengan melapisi masker medis sekali pakai dengan masker kain bisa menghalangi 92,5 persen partikel yang berpotensi menular.

"Sebuah penelitian baru yang dilakukan di laboratorium, bahwa kombinasi masker ganda ini memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pemakainya dan orang lain, dibandingkan memakai masker kain saja atau masker medis saja," kata juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers melalui kanal YouTube Sekretariat, Kamis (18/2/2021).

Namun, Prof Wiku mengingatkan ada beberapa kombinasi masker yang tidak dianjurkan untuk digunakan secara bersamaan. Berikut do's and dont's saat menggunakan masker dobel atau masker rangkap.

1. Tidak boleh menggunakan 2 masker medis secara bersamaan

Tidak boleh menggunakan kombinasi dua masker medis secara bersamaan. Hal ini karena tidak akan meningkatkan daya penyaringan atau filtrasi pada masker tersebut.

2. Jangan gunakan masker KN95 bersamaan dengan masker lain

Salah satu masker yang banyak digunakan adalah jenis KN95. Tetapi, perlu diingat masker jenis ini sebaiknya digunakan sendiri atau tidak dilapisi dan untuk melapisi masker lain, baik di lapisan pertama maupun seterusnya.

3. Hindari penggunaan masker dengan katup udara

Hindari menggunakan masker yang memiliki katup udara, karena bisa menjadi celah atau jalan masuknya virus ke dalam tubuh.

4. Gunakan masker dengan kawat penyangga

Efektivitas masker kain ataupun masker medis bisa ditingkatkan dengan berbagai cara. Misalnya dengan menggunakan masker yang memiliki kawat penyangga yang bisa disesuaikan dengan bentuk hidung, agar masker bisa digunakan dengan baik.

5. Mengikat karet masker

Agar masker lebih efektif mencegah virus masuk ke dalam tubuh, bisa juga dengan mengikat karet masker dan melipat sisa masker jika ukurannya lebih besar dari wajah. Hal ini dilakukan agar masker bisa menutupi hidung dan mulut dengan sempurna.

"Mengenakan masker adalah salah satu cara terpenting mengurangi risiko tertular dan menyebarkan COVID-19. Karena, memakai masker yang benar lebih baik daripada tidak memakai masker sama sekali," kata Prof Wiku.

Selain itu, Prof Wiku juga meminta agar masyarakat lebih konsisten dalam menggunakan masker saat bersama siapa dan di mana saja, termasuk di dalam rumah. Menurutnya, dengan kepatuhan masyarakat menggunakan masker diharapkan bisa menurunkan penularan Covid-19. [dtc]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Catat! Do's and Dont's Pemakaian Masker Rangkap Menurut Satgas COVID-19
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top