Rabu, 19 Mei 2021 |
News Room - Hukum

Catat! 5 Aturan Gerakan Tagar Dukung Capres 2019

Senin, 03 Sept 2018 | 11:27 WIB Dibaca: 664 Pengunjung

Ilustrasi.*

JAKARTA, [NEWSmedia] – Kepolisian Republik Indonesia mengeluarkan lima aturan terkait gerakan tagar atau hashtag yang digunakan untuk dukungan terhadap calon presiden (capres) pada Pemilu 2019.

Korps Bhayangkara telah menerbitkan arahan kepada jajaran Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) untuk melakukan pengawasan terkait aksi tersebut.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Telegram bernomor STR/1852/VIII/2018 tertanggal 30 Agustus 2018 dan ditandatangani oleh Kepala Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Polri Komisaris Jenderal Lutfi Lubihanto.

Terkait hal itu, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto mengatakan, ada lima poin yang harus dipedomani oleh setiap orang yang akan menyampaikan aspirasi berlandaskan pada UU nomor 9 tahun 1998.

"Pertama, dalam menyampaikan pendapat di muka umum berkewajiban dan bertanggung jawab untuk menghormati hak dan kebebasan orang lain," kata Setyo, di Jakarta, Senin (3/9/2018).

Ia menjelaskan, hal kedua, setiap orang juga harus menghormati aturan-aturan moral yang diakui umum. Dan Ketiga, menaati hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Keempat menjaga dan menghormati keamanan dan ketertiban umum. Kelima menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa," jelasnya.

Jika salah satu hal tersebut tak terpenuhi, lanjut Setyo, aparat kepolisian berhak untuk membubarkan penyampaian pendapat aspirasi.

"Karena polisi menganggap kalau salah satu tidak terpenuhi bisa terjadi gangguan keamanan dan ketertiban," tuturnya.

Utuk diketahui, surat telegram itu menyatakan gerakan yang harus mendapatkan perhatian khusus di antaranya adalah #2019GantiPresiden, #2019TetapJokowi, #Jokowi2Periode, dan #2019PrabowoPresiden. [okz]

Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Catat! 5 Aturan Gerakan Tagar Dukung Capres 2019
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top