Jumat, 22 Maret 2019 |
News Room - Peristiwa

Caleg Berkarya dan Kader NasDem yang Ribut Gara-gara Debat Capres Akhirnya Berdamai

Kamis, 28 Feb 2019 | 20:38 WIB Dibaca: 658 Pengunjung

Husin Iskandar (kiri) dan Sunardi Rumising (kanan) ditengahi Wakil Ketua DPD NasDem Kota Serang, Rian Supriadi telah bersepakat damai.*

SERANG, [NEWSmedia] - Perselisihan antara caleg Partai Berkarya Kota Serang, Husin Iskandar dengan seorang kader Partai NasDem di Kota Serang, Sunardi Rumising berakhir secara kekeluargaan. Sebelumnya keduanya sempat rebut gara-gara saling dukung calon presiden saat debat putaran kedua pada 18 Februari lalu.

Wakil Ketua DPD Partai NasDem Kota Serang, Rian Supriadi mengatakan, meski sebelumnya pihaknya melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh caleg Partai Berkarya terhadap anggotanya ke Bawaslu Kota Serang dan Polres Serang Kota, namun dengan kesepakatan damai, laporan tersebut dicabut.

“Setelah dimediasi, alhamdulillah persoalannya selesai dan mulai hari ini kita akan ke kepolisian untuk mencabut laporan yang kemarin,” kata Rian saat jumpa pers di Kantor DPD Partai NasDem Kota Serang,  Kamis (28/2/2019).

Ia menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan dari Bawaslu Kota Serang, persoalan tersebut tidak termasuk ke dalam pelanggaran pemilu, namun lebih kepada kriminal umum.

“Ternyata di Bawaslu tidak masuk tindak pelanggaran pemilu, ini masuk pidana umum,” terangnya.

Rian mengungkapkan, laporan dicabut dasarnya adalah adanya kesepakatan untuk saling memaafkan dan meminta maaf kepada public. “Dan juga Pak Husin minta maaf kepada NasDem Kota Serang. Kalau ini terjadi kembali tidak ada mediasi lagi, langsung diproses,” ujarnya.

BERITA TERKAIT: Kader NasDem Mengaku Dikeroyok Caleg Partai Berkarya Setelah Berdebat Soal Pilpres

Sementara itu, Caleg Partai Berkarya, Husin Iskandar yang melakukan pemukulan terhadap Sunardi Rumising kader Partai Nasdem (korban) sudah menyesali perbuatannya dan meminta maaf.

“Alhamdulilah ada pintu maaf buat saya dan pengalaman ini berharga buat saya dan saya alhamdulilah diberi maaf oleh pak Nardi (korban),” terang Husin.

Kepada wartawan, Husin mengakui bahwa saat malam kejadian, tujuh orang yang mendatangi Nardi semuanya adalah keluarganya.

“Itu semua keluarga saya, ada tujuh yang ikut datangi Nardi saat pemukulan,  itupun spontan saja (dalam keadaan emosi),” ucapnya.

Di tempat yang sama, Sunardi mengatakan, dirinya sudah memaafkan kejadian pengeroyokan pada dirinya.

“Alhamdulillah ada itikad baik dari Bapak Husin untuk minta maaf ke saya dan saya terima dengan ikhlas tanpa ada paksan dari pihak manapun. Saya sekeluarga menerima permintaan maaf, beliau datang ke rumah saya dan selesai secara kekeluargaan,” ujarnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Caleg Berkarya dan Kader NasDem yang Ribut Gara-gara Debat Capres Akhirnya Berdamai
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top