Minggu, 01 November 2020 |
News Room - Banten Memilih

Cagub Banten Wahidin Halim: Saya Tidak Mencari Kekayaan

Sabtu, 28 Jan 2017 | 10:49 WIB Dibaca: 1501 Pengunjung

Cagub Banten Wahidin Halim memberi sambutan pada acara istigasah dan silaturahmi akbar di kediamannya, Jumat (27/1/2017) malam.*

TANGERANG, [NEWSmedia] - Calon Gubernur Banten nomor urut 1, Wahidin Halim pada Jumat (27/1/2017) malam, menggelar istigasah dan silaturahmi akbar dengan para ulama dan warga di kediamannya di Pinang, Kota Tangerang.

Wahidin yang merupakan pasangan dari Cawagub Banten Andika Hazrumy itupun mengungkapkan niatannya keinginannya maju menjadi Calon Gubernur Banten. Dengan pengalaman yang dimiliki, mantan Wali Kota Tangerang dua periode ini mengaku ingin membangun Banten.

Pada kesempatan itu, calon gubernur yang biasa siapa WH ini juga sempat menceritakan pesan ayahnya ketika dirinya menjadi Kepala Desa Pinang pada tahun 1960-an.

“Pengalaman saya dari masyarakat kecil, saya melayani masyarakat. Di masa muda, saya maju kepala desa. Alhamdulillah diqobul oleh rakyat. Saya melayani masyarakat. Pesan bapak saya, bukan kekayaan yang kamu cari, tapi kamu harus bermanfaat bagi yang lain. Saya tidak mencari kekayaan,” tutur Wahidin.

Wahidin juga meyakinkan warga bahwa untuk membantu rakyat dengan memberikan pendidikan gratis sangat mungkin, asal ada tekad dari pemimpin. Menurutnya, pemerintah wajib memberikan pendidikan yang layak kepada rakyatnya.

“Kenapa sekolah hancur, kenapa jalan rusak, kenapa tidak bisa dibangun. Hal ini bisa terjadi karena tidak ada kemauan dari pemimpinnya. Kalau ada kemauan dari pemimpin, Gubernur Bantennya ya, pasti bisa. Insyaa Allah kalau terpilih sebagai Gubernur Banten, saya akan  bangun sekolah yang hancur,” ujar Wahidin.

Ia mengatakan pembangunan sekolah  hancur menjadi bagus sudah dilakukan ketika menjadi Wali Kota Tangerang. “Kalau pemimpin sudah bertekad untuk membantu rakyatnya, Allah akan membantu dan terlaksana dengan baik. Saya menyaksikan sendiri masih banyak sekolah di Banten ini hancur dan perlu perbaikan,” tuturnya.

Wahidin juga mengaku prihatin ketika berkunjung ke salah satu pondok pesantren yang kondisinya sangat memprihatinkan. “Saya menyaksikan sendiri, ada pesantren satu kelas ada sekitar 40 murid, tapi bangkunya hanya ada tiga, sehingga mereka tidak mendapat bangku untuk duduk. Kondisi ini tidak boleh  dibiarkan terus ada di Banten. Saya bertekad untuk membenahi sekolah dan pesantren agar menjadi lebih baik,” ujar Wahidin yang disambut dengan tepuk tangan.

Ia mengatakan, sekolah umum maupun pesantren di Banten yang kondisinya rusak bertahun-tahun  tidak boleh dibiarkan terus-menerus. “Seorang pemimpin harus tergerak hatinya untuk memberikan yang terbaik kepada rakyatnya, terutama bidang pendidikan,” ucap WH.

Menurutnya, jangan ada alasan bagi seorang pemimpin untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi rakyat dengan alasan tidak ada anggaran. “Anggaran itu disusun oleh ekskutif (pemerintah-red)  dan dewan untuk membangun sekolah serta memberikan pendidikan gratis. Kalau tidak pernah disusun anggaran untuk pembangunan gedung sekolah dan pendidikan gratis, pasti tidak bisa dilaksanakan. Oleh karena itu, susun anggaran untuk pembangunan sekolah,” tandas Wahidin.

Selain masalah pendidikan, WH juga menyinggung bahaya penyalahgunaan narkotika bagi generasi muda. “Kita bisa saksikan sendiri baik melalui berita, banyak penyelundup narkotika yang masuk ke Indonesia terutama melalui Bandara Soekar Hatta. Kita harus waspada dan selalu mengingatkan agar generasi muda jangan sampai terpengaruh terhadap bahaya narkotika,” ujarnya.

Abuya KH Muhtadi yang memimpin istigisah, bersama jemaah mendoakan agar Wahidin Halim sukses di Pilkada Banten 2017 dan bisa menjalankan amanah masyarakat untuk memimpin Banten. Jemaah juga mendoakan agar pelaksanaan Pilkada Banten 15 Februari mendatang berlangsung sukses, aman dan tidak ada kecurangan. [yudi]

Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Cagub Banten Wahidin Halim: Saya Tidak Mencari Kekayaan
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top