Senin, 26 Februari 2018 |
News Room - Pemerintahan

Bupati Serang Sayangkan Program Rehab Rutilahu Dianggap Pungli

Selasa, 18 Apr 2017 | 14:28 WIB Dibaca: 727 Pengunjung

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah.

SERANG [NEWSmedia] - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang merilis hingga 2017 ini di wilayahnya ada 12.700 Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Akibat kondisi ini, bantuan pembangunan pun secara bertahap mulai dilaksanakan, diantaranya merealisasikan bantuan rehab dari Baznas dan Korpri.

Namun, karena dilaporkan dan dianggap ada unsur pungli, program rehab rutilahu dihentikan sementara oleh Kejaksaan Negeri Serang. Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah menyayangkan adanya insiden pelaporan dugaan pungli hingga ke kejaksaan tersebut.

"Saya sayangkan, di internal kita ini masih ada yang aneh-aneh. Masa diminta untuk membantu sesama dibilang pungli. Malah sampe dibawa ke meja pengadilan," kata Tatu di Tunjung Teja, Kabupaten Serang. Selasa, (18/4/2017).

Ia menegaskan, apabila PNS tidak ingin menyumbangkan atau menyisihkan sebagian kecil uangnya untuk membantu sesama, tidak ada paksaan.

"Kalo yang tidak mau ya enggak usah, tinggal bilang saja ke kita kalau keberatan. Tujuan kita membantu sesama kok, bukan yang tidak-tidak," jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Muhsinin mengatakan tidak ada salahnya menyisihkan sebagian pendapatan untuk membantu sesama.

"Engga ada ruginya kok nyumbang untuk Rutilahu, kan tujuanya jelas untuk membantu sesama," katanya.

Ia menegaskan, jangan sampai membuat masalah yang mudah menjadi sulit akibat dari arogansi pegawai yang tidak terima dipungut untuk membantu pembangunan Rutilahu di Kabupaten Serang. [Ifal]

Penulis: Syahrifal
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Bupati Serang Sayangkan Program Rehab Rutilahu Dianggap Pungli
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top