Rabu, 14 November 2018 |
News Room - Pemerintahan

Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Terpilih Dilantik, Ini Pesan Wahidin

Jumat, 21 Sept 2018 | 11:22 WIB Dibaca: 330 Pengunjung

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang, Ahmed Zaki dan Mad Romli di Pendopo Gubernur Banten, Jumat (21/9/2018).*

SERANG, [NEWSmedia] - Gubernur Banten, Wahidin Halim secara resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati Tangerang terpilihA hmed Zaki Iskandar dan Mad Romli di Pendopo Gubernur Banten, Jumat (21/9/2018).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 131.36-5896 Tahun 2018 tentang Pemberhentian Penjabat Bupati Tangerang Provinsi Banten dan Surat dengan Nomor 131.36-5897 Tahun 2018 tentang Pengangkatan Bupati Tangerang Provinsi Banten, serta Nomor 132.36-5898 Tahun 2018 tentang Pengangkatan Wakil Bupati Tangerang Provinsi Banten, Ahmed Zaki Iskandar dan Mad Romli.

Acara pelantikan diisi dengan pengucapan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara pengucapan sumpah jabatan, pemasangan tanda pangkat jabatan, penyematan tanda jabatan, penyerahan petikan keputusan Menteri Dalam Negeri, serta penandatanganan Pakta Integritas oleh Gubernur Banten serta Bupati dan Wakil Bupati Tangerang.

Dalam amanatnya, Gubernur Banten Wahidin Halim menekankan kepada Bupati dan Wakil Bupati Tangerang yang baru dilantik untuk melanjutkan program pembangunan.

"Terutama kepada Wakil Bupati Tangerang, saya amanatkan bantu Pak Zaki dalam membangun Kabupaten Tangerang karena masih banyak program pembangunan yang harus dilaksanakan," kata Wahidin dalam sambutannya.

Wahidin menjelaskan, kerjasama yang dimaksud adalah wakil bupati harus turut serta bertanggungjawab dalam melaksanakan pembangunan yang dilakukan oleh bupati.

"Apapun yang dilakukan oleh bupati maka wakil bupati harus turut serta bertanggung jawab bersama bupati. Niatkan dengan baik, tujuankan yang baik serta kerjakan dengan baik Insya Allah semua akan berjalan dengan baik," jelasnya.

Wahidin menyatakan, hubungan antara Pemerintah Provinsi Banten serta Pemerintah Kabupaten/Kota tidak perlu dibuat konflik, sebab menurutnya hal tersebut sesuai dengan UU No 23 Tahun 2014 yang menyebutkan bahwa Gubernur bertindak sebagai pembina, pengawas, serta perwakilan pemerintah pusat di daerah.

"Karena kita punya tujuan yang sama yaitu untuk mensejahterakan masyakat. Tidak harus ada gubernur dengan bupati/wali kota bermusuhan satu sama lain," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Terpilih Dilantik, Ini Pesan Wahidin
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top